Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,20 persen ke level 5.594,77 pada perdagangan Jumat (5/6/2026).

Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual besar-besaran akibat ketidakpastian kebijakan domestik.

>>> Viral Pengantin Tagih Amplop Pernikahan Setelah Setahun Menikah

Seluruh sektor saham di Bursa Efek Indonesia mencatat koreksi, dengan sektor transportasi menjadi yang terparah, merosot 5,97 persen.

Nilai tukar rupiah ikut tertekan, menembus level Rp18.036 per dolar AS, melemah 0,87 persen dalam sepekan.

Kondisi ini memicu spekulasi pasar mengenai potensi Rapat Dewan Gubernur darurat Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026.

Sentimen Negatif dan Tekanan Jual

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai tekanan jual tinggi dipicu respons negatif terhadap isu kebijakan dalam negeri.

“Beberapa ketidakjelasan kebijakan pemerintahan dan rumor pasar direspons negatif oleh pelaku pasar,” ujarnya.

Kekhawatiran diperparah oleh sentimen revisi UU P2SK yang dinilai berpotensi mengganggu independensi lembaga keuangan.

>>> Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal I 2026 Capai Rp 47,27 Triliun

Realisasi APBN hingga Mei 2026 mencatat defisit Rp180,4 triliun atau 0,7 persen dari PDB, masih di bawah target tahunan 2,68 persen.

Alrich memproyeksikan IHSG berpotensi menguji level 5.500 pada pekan depan di tengah minimnya katalis positif.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menambahkan bahwa IHSG terkoreksi signifikan 8,69 persen dan masih didominasi tekanan jual besar.

Arus modal keluar asing tercatat Rp57,63 triliun secara year to date, seiring depresiasi rupiah 1,3 persen dalam sepekan.

Untuk perdagangan Senin (8/6/2026), IHSG diprediksi rentan terkoreksi dengan support di 5.517 dan resistance di 5.734.

“Sentimen negatif pekan ini diperkirakan masih berlanjut,” ujar Herditya.

>>> Como 1907 Batalkan Transfer Chiesa dan Cambiaso karena Harga Terlalu Tinggi

Beberapa saham yang dapat dicermati investor antara lain ANTM (Rp3.020-Rp3.200), BRMS (Rp610-Rp660), dan MBMA (Rp472-Rp520).