Rupiah Berpeluang Stabil pada Semester II 2026 Setelah Tekanan Mereda
Peluang penguatan dan stabilitas rupiah diperkirakan mulai terbuka pada semester II-2026.
Proyeksi ini muncul setelah berbagai tekanan musiman serta sentimen negatif eksternal yang membebani pasar keuangan domestik dinilai akan mereda.
>>> Cara Membuat Kartu Ucapan Happy Graduation dengan Template Canva
Meski demikian, pemulihan nilai tukar mata uang Garuda ini masih sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dalam menjaga kepercayaan para investor terhadap kebijakan ekonomi nasional.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot sebelumnya mengalami pelemahan sebesar 0,86% dalam sepekan. Pergerakan tersebut membawa rupiah menyentuh level Rp18.036 per dolar AS.
Ekonom Center of Reform (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, memproyeksikan bahwa volatilitas dan tekanan terhadap mata uang domestik kemungkinan besar masih tetap tinggi dalam jangka pendek.
Namun, situasi tersebut diperkirakan membaik saat memasuki paruh kedua tahun ini karena berkurangnya tekanan musiman.
Beberapa faktor musiman seperti repatriasi dividen serta kebutuhan valuta asing untuk musim haji akan mulai menyusut.
Pada periode yang sama, para pelaku pasar juga mulai menilai bahwa risiko geopolitik global serta lonjakan harga minyak dunia telah mendekati titik puncaknya.
Walaupun peluang untuk stabilisasi mulai terlihat, proses pemulihan nilai tukar rupiah tetap membutuhkan prasyarat yang jelas.
Syarat utamanya adalah tidak adanya penurunan peringkat kredit atau revisi outlook lanjutan dari lembaga pemeringkat internasional.
"Karena itu, saya tidak akan terkejut apabila rupiah masih bertahan di atas Rp18.000 dalam beberapa waktu ke depan.
Skenario penguatan yang lebih berarti menuju kisaran Rp17.000-an hanya akan realistis jika kepercayaan terhadap kredibilitas fiskal dan kebijakan pemerintah kembali pulih," ujar Yusuf kepada Kontan, Jumat (5/6/2026).
Update Terbaru
Media Vietnam Soroti Trio Naturalisasi Brasil, Timnas Indonesia Diwanti-wanti
Rabu / 22-07-2026, 20:08 WIB
Gabung Persija, Nadeo Argawinata Siap Buktikan Diri di Hadapan Jakmania
Rabu / 22-07-2026, 20:08 WIB
John Herdman Puji Dukungan Bali United untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Kwak Dong Yeon Mulai Wajib Militer 25 Agustus Usai Sukses di Netflix
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Menlu AS dan China Bertemu di KTT ASEAN di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Deret Pesepakbola Diduga Lakukan Operasi Plastik, Teranyar Vinicius Junior
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Menteri Dody Bantah Sengaja Alihkan Isu Surat Dinas dengan Judol Pegawai
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Hasil 32 Besar China Open: Dramatis, Ana/Meilysa Ditekuk Wakil Korea
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Heo Young Ji KARA Buka Suara soal 7 Tahun Alami Stalking
Rabu / 22-07-2026, 20:06 WIB
Jadwal Rilis Lookism Chapter 617 dan Spoiler Terbaru
Rabu / 22-07-2026, 20:06 WIB
Facebook dan Instagram Down Lagi untuk Kedua Kalinya dalam 72 Jam
Rabu / 22-07-2026, 20:06 WIB
KPK Tahan 3 Tersangka Swasta Kasus Dana Hibah Jatim
Rabu / 22-07-2026, 20:05 WIB
DFSK Klaim Raup 1.100 Pesanan E5 Plus Sebelum Harga Diumumkan
Rabu / 22-07-2026, 20:05 WIB
Mengapa Kita Ikut Menguap Saat Melihat Orang Lain? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Rabu / 22-07-2026, 20:05 WIB







