Kebangkitan Red Bull

Pencapaian posisi kedua ini di luar dugaan tim Red Bull. Pada sesi latihan bebas Sabtu pagi, mereka tertinggal sekitar sembilan per sepuluh detik.

"Saya cukup terkejut. Setelah sesi pagi tadi, kami tertinggal sekitar sembilan per sepuluh detik," ujar Verstappen.

Sebelum kualifikasi, ia hanya menargetkan posisi lima besar akibat kesulitan performa mobil pada hari Jumat.

Perubahan performa mobil mulai dirasakan sejak putaran pertama kualifikasi.

"Sejujurnya ketika masuk ke mobil, saya berpikir, 'baiklah, mari mencoba memperbaiki posisi sedikit, mungkin finis di lima besar'.

>>> Jadwal Final Indonesia Open 7 Juni 2026: Dua Wakil Indonesia Tanding

Itu target saya," ungkapnya.

Meski demikian, kendala mekanis masih dirasakan pada beberapa bagian lintasan bergelombang di Monte Carlo.

Sektor tengah menjadi area di mana tim Red Bull paling banyak kehilangan catatan waktu putaran.

"Kami masih memiliki beberapa masalah kecil. Terutama di sektor kedua, di situlah kami paling banyak kehilangan waktu," jelas Verstappen.

Karakteristik sasis mobil saat ini membuat pengendalian di area kerb dan permukaan tidak rata menjadi lebih rumit.

Meskipun memiliki kekurangan, Verstappen mengapresiasi keberhasilan tim bangkit dan bersaing di barisan depan. "Secara keseluruhan, kami menjalani sesi kualifikasi yang sangat baik.

Kami berada di barisan depan dan ikut bersaing memperebutkan pole position," ujarnya.

Peningkatan performa mobil dari hari Jumat ke Sabtu disebutnya sebagai salah satu kebangkitan terbesar bagi tim.

"Jika setelah sesi kemarin ada yang mengatakan kami akan memulai balapan dari baris depan, saya pasti langsung menerimanya," ucap Verstappen.

Rasa kurang puas pada sesi pagi langsung berubah setelah melihat hasil akhir kualifikasi. "Pagi tadi saya benar-benar tidak senang, tetapi sekarang saya cukup puas lagi.