Film horor psikologis Backrooms mencatat sejarah baru sebagai film terlaris sepanjang masa studio A24 di Amerika Utara.

Backrooms diproyeksikan menembus box office US$100 juta di pasar domestik setelah meraih US$97,7 juta.

>>> Uni Eropa Luncurkan Paket Kedaulatan Teknologi untuk Kurangi Ketergantungan pada AS dan China

Pencapaian ini menggeser film Marty Supreme yang dibintangi Timothée Chalamet dengan pendapatan US$96 juta.

Menurut laporan Hollywood Reporter pada Rabu (3/6), kesuksesan ini terjadi setelah Backrooms mencatat pendapatan akhir pekan pembukaan terbesar A24 sebesar US$81,4 juta.

Kane Parsons, kreator film berusia 20 tahun, menjadi pembuat film termuda yang pernah menduduki puncak box office domestik.

Film berbiaya US$10 juta ini terus meraih sukses dengan mengumpulkan US$7,6 juta pada Senin (1/6) dan US$8,6 juta pada Selasa (2/6).

>>> Apple Hentikan Vision Pro 2, Fokus ke Kacamata Pintar AI

Parsons memulai Backrooms sebagai serial YouTube Shorts dan mempertahankan hak atas IP tersebut.

Film ini mampu menarik Generasi Z, dengan setengah penonton di akhir pekan pembukaan berusia di bawah 25 tahun dan 75 persen di bawah 35 tahun.

Backrooms diangkat dari serial web Parsons dan terinspirasi creepypasta. Film ini mengikuti pengalaman misterius pemilik toko furnitur bernama Clark (Chiwetel Ejiofor).

Kepada terapisnya Mary (Renate Reinsve), Clark mengaku menemukan pintu rahasia di bawah tokonya yang membawanya ke ruangan tak berujung.

>>> KPop Demon Hunters Raih Golden Trailer Awards 2026, Tambah Deretan Prestasi

Clark kemudian menghilang, dan Mary menjelajah untuk menyelamatkannya.