Bengkel Spesialis Ungkap Solusi Perbaikan Baterai SLA Motor Listrik
Banyak pemilik sepeda motor listrik dengan baterai Sealed Lead-Acid (SLA) bingung saat performa daya kendaraan mulai menurun.
Penurunan performa ini memunculkan pertanyaan tentang opsi perbaikan komponen penyimpanan daya tersebut.
>>> Jason Momoa Ciptakan Harley-Davidson Hybrid Pertama
Komponen baterai jenis SLA sebenarnya tidak perlu buru-buru diganti baru saat terjadi kendala.
Masa pakai baterai ini memang cenderung lebih pendek dan sangat dipengaruhi oleh metode perawatan serta pola pemakaian sehari-hari.
Pemilik kendaraan listrik disarankan tidak mendiamkan motor dalam kondisi menganggur terlalu lama.
Langkah ini penting agar tegangan di dalam komponen tidak merosot tajam, yang berisiko mempercepat kerusakan daya tampung energi.
Pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Muhlasin menjelaskan bahwa tindakan perbaikan tergantung pada usia pakai dan kondisi aktual baterai.
"Tergantung, biasanya dilihat usia pakainya sudah berapa lama. Nanti diukur hasilnya, masih bisa dibetulin atau tidak.
Tapi kebanyakan kalau SLA itu tidak bisa diservis; kalau sudah habis usia pakainya ya sudah habis," kata Muhlasin.
Kendaraan listrik kelas entry-level dan sepeda listrik umumnya menggunakan baterai SLA sebagai sumber daya utama.
Harga yang jauh lebih terjangkau dibanding baterai litium menjadi alasan utama popularitas komponen ini di pasaran.
Meski ekonomis, baterai SLA memiliki beberapa kelemahan. Bobotnya lebih berat, siklus hidup lebih singkat, dan sangat sensitif terhadap manajemen pengisian daya.
>>> Jasamarga Perbaiki Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga 12 Juni 2026
Ada situasi spesifik yang memungkinkan perbaikan tanpa mengganti baterai. Muhlasin menyebutkan kendala teknis akibat kendaraan jarang dioperasikan sebagai contoh kasus yang bisa ditangani.
"Biasanya baterai itu kelemahannya kalau tidak dipakai, voltasenya turun (drop) sehingga tidak bisa dicas.
Update Terbaru
Membangun Kawasan Industri Berdasarkan Keunggulan Daerah
Rabu / 22-07-2026, 21:15 WIB
Tak Cuma Modal, Kementerian UMKM Perkuat Akses Pasar untuk Usaha Mikro
Rabu / 22-07-2026, 21:14 WIB
Pendapatan Negara Melonjak 21,4%, APBN Jadi Penopang Stabilitas Ekonomi
Rabu / 22-07-2026, 21:14 WIB
SKK Migas Optimistis Regulasi Lingkungan Baru Perkuat Operasi dan Investasi Hulu Migas
Rabu / 22-07-2026, 21:14 WIB
Harta Rp31 Miliar, Ini Deret Kendaraan Kepala BGN Sudaryono
Rabu / 22-07-2026, 21:14 WIB
Bos Blueray Ungkap Tersangka Baru Kasus Korupsi di Bea Cukai
Rabu / 22-07-2026, 21:14 WIB
Donny Ermawan Rangkap Jabatan sebagai Wamenhan dan Gubernur URI
Rabu / 22-07-2026, 21:14 WIB
Kans Indonesia ke Piala Dunia 2030 Terbuka Seiring Wacana 64 Peserta
Rabu / 22-07-2026, 21:14 WIB
PBNU dan Kemenkes Perkuat Kerja Sama Sukseskan Program Kesehatan
Rabu / 22-07-2026, 21:11 WIB
DFSK Kantongi 1.100 Pre-Booking E5 Plus Jelang GIIAS 2026
Rabu / 22-07-2026, 21:11 WIB
Parkour Kini Jadi Tren Kebugaran Lansia di Singapura, Kurangi Risiko Jatuh
Rabu / 22-07-2026, 21:11 WIB
Tutup Wellnest Festival, Remaja hingga Ibu-ibu Ramaikan Cardio Dance
Rabu / 22-07-2026, 21:11 WIB
Herdman Bisa Tiru Spanyol Jika Main Tanpa Striker Murni
Rabu / 22-07-2026, 21:10 WIB
Menteri PU Bakal Temui Mensesneg Bahas Gaya Komunikasi
Rabu / 22-07-2026, 21:10 WIB







