Sutradara One Piece Film Red Sebut Anime Kini Seperti 'Junk Food' Akibat Kurangnya Pengawasan
Goro Taniguchi, sutradara One Piece Film Red dan Code Geass, menyebut industri anime saat ini menghasilkan 'junk food' akibat kurangnya pengawasan sutradara.
Pernyataan itu disampaikan dalam kuliah di Universitas Keio pada 26 Mei lalu.
>>> Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 7 Juni 2026: Jaga Batasan Pribadi
Acara yang disponsori perusahaan produksi anime ARCH itu berlangsung selama 90 menit. Taniguchi memaparkan berbagai masalah produksi anime, termasuk runtuhnya sistem magang informal di industri.
Menurut Taniguchi, sutradara sering ragu menentukan prioritas dan arah, sehingga berbagai bagian produksi berjalan sendiri-sendiri.
Ia mencontohkan direktur fotografi yang mengunggah gambar sebelum dan sesudah proses di media sosial.
"Tidak ada yang lebih memalukan dari itu," ujar Taniguchi. Ia menilai unggahan tersebut seharusnya sesuai instruksi sutradara, tetapi kenyataannya banyak yang tidak mendapat arahan sama sekali.
Taniguchi menjelaskan bahwa proses sebelum-sesudah yang ditampilkan sebenarnya adalah perbaikan karena cacat pada bahan mentah. "Cara yang benar adalah sutradara merencanakan dari awal dan menginstruksikan direktur fotografi," katanya.
Ia menambahkan, tidak jelas apakah hasil proses itu sesuai keinginan sutradara. "Akibat semua orang bekerja terputus adalah junk food.
Jika itu memang cara yang dimaksud, tidak masalah. Tapi ini junk food akibat proses, dan itu berbahaya," tegasnya.
Dampak Musim Pendek pada Sistem Magang
Taniguchi juga menyoroti perubahan produksi anime, khususnya maraknya musim satu cour (11-13 episode). "Sekitar 2005, jumlah seri satu cour meningkat.
Sebelumnya, dua cour. Akibatnya, sistem magang antar staf runtuh," jelasnya.
>>> Kana Editor Ungkap Alasan Billy Bat Akhirnya Terbit dalam Bahasa Inggris
Dengan satu cour, seorang staf hanya terlibat maksimal tiga episode. "Tiga episode tidak cukup untuk belajar apa pun.
Update Terbaru
Kemenpora dan NYU Jalin Kerja Sama Bangun Ekosistem Olahraga Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 10:15 WIB
China Open 2026: Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar
Kamis / 23-07-2026, 10:14 WIB
Babak Baru Kasus Blueray, Kepala Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka
Kamis / 23-07-2026, 10:14 WIB
Mobil Hidrogen Bisa Saingi EV tapi Biaya Produksi Masih Mahal
Kamis / 23-07-2026, 10:14 WIB
Prabowo dan Direktur FBI Bahas Pengembalian Artefak Budaya Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 10:14 WIB
DPR AS Loloskan RUU Anggaran Kemhan Rp20.581 Triliun untuk Perangi Iran
Kamis / 23-07-2026, 10:14 WIB
Urgensi Pembatasan Anak di Ruang Digital Lewat PP Tunas
Kamis / 23-07-2026, 10:14 WIB
Asisten Pelatih Argentina Terancam Sanksi FIFA, Diduga Pukul Dani Olmo
Kamis / 23-07-2026, 10:13 WIB
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan
Kamis / 23-07-2026, 10:13 WIB
4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026: Dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship
Kamis / 23-07-2026, 10:13 WIB
Samsung Perpanjang Dukungan Software Galaxy Watch Terbaru hingga 5 Tahun
Kamis / 23-07-2026, 10:08 WIB
Studi: Jalan Kaki 8.000 Langkah Seminggu Sekali Bisa Perpanjang Umur
Kamis / 23-07-2026, 10:08 WIB
Matt Damon Digantikan Stunt Perempuan saat Syuting Lawan Raksasa di The Odyssey
Kamis / 23-07-2026, 10:08 WIB
6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
Kamis / 23-07-2026, 10:08 WIB







