Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan menyepakati dua langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan evaluasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (6/6/2025).

>>> Harga Emas Antam di Pegadaian 7 Juni 2026 Turun Rp33.000 per Gram

Pertemuan dihadiri oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Koordinasi ini dilakukan saat nilai tukar rupiah tercatat telah menyentuh angka Rp 18.036 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2025).

Dua Langkah Strategis

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan bahwa penguatan sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter saat ini difokuskan untuk saling mendukung demi menguatkan mata uang domestik.

Langkah pertama adalah meningkatkan daya tarik imbal hasil demi menarik kembali aliran modal asing ke dalam negeri.

Peningkatan ini diperlukan untuk membendung arus modal keluar yang terjadi pada instrumen saham, Surat Berharga Negara, dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia akibat kenaikan suku bunga di luar negeri.

>>> Harry Kane Pimpin Perlombaan Ballon d'Or 2026 Jelang Piala Dunia

Langkah kedua berfokus pada pemeliharaan kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan.

Mekanismenya dilakukan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di Bank Indonesia, disertai dengan peningkatan remunerasi dari bank sentral kepada pemerintah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai sinkronisasi ini penting karena dampak pelemahan mata uang sudah mulai menekan sektor mikro ekonomi.

Purbaya mengonfirmasi adanya keluhan dari para perajin tahu dan tempe yang mengalami penurunan keuntungan akibat kenaikan biaya produksi bahan baku impor.

Purbaya memastikan bahwa fundamental ekonomi domestik masih berada dalam kondisi yang sangat baik.

>>> Sirkuit Balaton Park Kembali Jadi Tuan Rumah MotoGP Hungaria 2026

Kementerian Keuangan berkomitmen mempererat sinergi penuh dengan bank sentral demi memulihkan kepercayaan pasar global terhadap nilai tukar rupiah.