Mengonsumsi beberapa produk suplemen sekaligus perlu dilakukan dengan cermat karena kandungan vitamin dan mineral yang sama sering ditemukan dalam berbagai produk berbeda.

>>> Aymen Hussein Tertahan Tujuh Jam di Imigrasi AS Jelang Piala Dunia 2026

Penelitian yang dipublikasikan dalam EFSA Journal pada 2024 mengingatkan bahwa penggunaan suplemen dosis tinggi perlu memperhatikan batas atas asupan yang aman atau tolerable upper intake level.

Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, beberapa vitamin dan mineral dapat menimbulkan efek yang merugikan kesehatan.

Membaca label kemasan, memperhatikan kandungan setiap produk, serta menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh merupakan langkah sederhana yang penting dilakukan agar suplemen berfungsi sebagai pelengkap nutrisi.

Interaksi Antar-Suplemen

Mengonsumsi banyak suplemen sekaligus memang praktis, tetapi belum tentu ideal bagi proses penyerapan nutrisi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa mineral dapat saling bersaing saat diserap oleh usus.

Kalsium dan zat besi merupakan contoh yang paling sering dibahas.

Tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Trace Elements in Medicine and Biology tahun 2024 menunjukkan bahwa kalsium dapat mengurangi penyerapan zat besi ketika dikonsumsi dalam waktu yang bersamaan.

Interaksi serupa juga dapat terjadi antara zinc dan tembaga.

Sesuaikan Waktu Minum dengan Jenis Suplemen

Memisahkan waktu konsumsi dapat membantu tubuh memperoleh manfaat yang lebih optimal dari setiap nutrisi yang dikonsumsi.

Vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, K) lebih baik dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak sehat karena dapat meningkatkan penyerapannya.

Berbeda dengan vitamin larut lemak, vitamin larut air seperti vitamin C dan vitamin B kompleks umumnya dapat diminum kapan saja, baik sebelum maupun sesudah makan.

Suplemen zat besi sering dianjurkan diminum saat perut relatif kosong karena penyerapannya cenderung lebih baik. Namun, jika menimbulkan mual atau gangguan lambung, zat besi dapat dikonsumsi setelah makan.

>>> Kekayaan Taylor Swift Tembus USD 2 Miliar, Cetak Sejarah sebagai Musisi Perempuan Terkaya

Magnesium sebaiknya dikonsumsi pada malam hari setelah makan malam. Mineral ini berperan dalam fungsi saraf dan otot serta terlibat dalam proses relaksasi tubuh.