Kepolisian Prefektur Hokkaido menyita dua bilah pisau dapur dari lokasi penikaman brutal yang menewaskan seorang warga negara Indonesia di Kota Chitose, Jepang.

Korban bernama Sri Rahayu (21) ditemukan tewas pada Kamis (4/6/2026) malam sekitar pukul 21.10 waktu setempat.

>>> Pemerintah Intensifkan Koordinasi Otoritas Ekonomi Hadapi Pelemahan Rupiah

Tersangka pembunuhan adalah Mahmudi Agung Laksana Aji (27), juga WNI, yang bekerja sebagai karyawan paruh waktu dan berdomisili di Prefektur Chiba.

Polisi meyakini korban dan tersangka saling mengenal sebelum insiden terjadi.

Dalam proses penangkapan, tersangka juga melukai seorang petugas polisi di bagian tangan dan kaki, serta seorang pria lain yang merupakan kenalan korban.

Dilansir dari Kyodo News, polisi saat ini mempertimbangkan penerapan dakwaan pembunuhan berencana terhadap tersangka.

>>> Rupiah Melemah Hingga 0,87 Persen dalam Sepekan Terakhir

Saat diinterogasi, Mahmudi mengaku, "Saya menikamnya karena saya berniat membunuhnya."

Pihak pemadam kebakaran setempat menambahkan bahwa korban diduga sempat jatuh dari tangga sebuah gedung apartemen, baik sebelum maupun setelah penusukan.

Insiden terungkap setelah layanan darurat menerima laporan dari pejalan kaki tentang pria bersenjata di trotoar.

Seorang saksi tetangga berusia 50-an mengatakan, "Saya melihat seorang wanita pingsan di jalan. Kemudian ambulans datang dan petugas medis melakukan CPR."

>>> Inggris Kalahkan Selandia Baru 1-0 Lewat Gol Tunggal Harry Kane

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.