Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan seluruh layanan bagi jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Madinah telah siap beroperasi.

Layanan tersebut mencakup akomodasi, konsumsi, kesehatan, dan fasilitas ibadah. Kedatangan jemaah dijadwalkan pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 15.00 waktu Arab Saudi.

>>> Belgia Hancurkan Tunisia 5-0 di Laga Uji Coba Terakhir

Sebanyak 7.467 jemaah gelombang kedua tiba di Madinah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Perhatian Khusus untuk Kondisi Fisik Jemaah

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa kondisi fisik jemaah gelombang kedua memerlukan perhatian utama.

“Jamaah gelombang kedua sudah letih dan capek di puncak haji Armuzna. Agak berbeda dengan jamaah gelombang pertama yang lebih dulu berada di Madinah sebelum ke Makkah,” ujar Dahnil.

Untuk meminimalkan beban fisik, seluruh hotel yang disiapkan pemerintah berlokasi di kawasan Markaziyah, dekat dengan Masjid Nabawi.

“Karena sudah capek di puncak haji Armuzna, jangan memaksakan diri. Berhitung dengan kekuatan fisik dan stamina, apalagi memang di Madinah sangat panas,” kata Dahnil.

Kemenhaj juga mengawal ketat kualitas katering agar tetap optimal hingga akhir masa operasional.

>>> Xi Jinping Kunjungi Korea Utara untuk Lobi Akses Sungai Tumen

“Saya sudah berulang kali menyampaikan supaya katering harus tetap jangan kendor.

Biasanya di akhir-akhir masa perhajian petugas kendor, tetapi kali ini kami pastikan semua petugas harus lebih semangat,” ujar Dahnil.

Di sektor medis, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah dan klinik sektor disiagakan penuh. Seluruh petugas kesehatan diminta memberikan respons cepat terhadap keluhan jemaah.

“Prinsipnya, apa pun laporannya harus direspons cepat, kemudian empatik dan simpatik,” kata Dahnil.

Pemerintah juga telah memfasilitasi izin masuk ke Raudhah serta program ziarah resmi ke tempat bersejarah seperti Jabal Uhud dan Masjid Quba secara gratis.

>>> Portugal Matangkan Strategi Hadapi Cile di Laga Uji Coba

“Raudhah sudah difasilitasi oleh Kementerian Haji dan Umrah. Demikian juga ziarah ke sejumlah lokasi di Madinah akan difasilitasi,” ujar Dahnil.