Rasa nyeri di pinggang yang muncul saat berbaring menjelang tidur sering dikhawatirkan sebagai tanda saraf kejepit.

Namun, dokter spesialis bedah saraf dari Lamina Hospital, dr Victorio, SpBS, menegaskan bahwa kondisi tersebut umumnya bukan disebabkan oleh kelainan saraf.

>>> PSSI Proses Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas

Menurut dr Rio, sapaan akrabnya, nyeri pinggang sebelum tidur biasanya dipicu oleh aktivitas berlebih pada otot atau persendian di tulang belakang.

"Belum (saraf kejepit).

Itu hanya biasanya gejala dari overuse dari otot atau sendi-sendi di tulang belakang," ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Salah satu cara membedakan nyeri biasa dengan saraf kejepit adalah respons terhadap perubahan posisi.

"Dan kalau memang kita koreksi posisinya atau kita istirahat dia sembuh, berarti itu bukan saraf kejepit," lanjut dr Rio.

Pertolongan Pertama Nyeri Pinggang

Untuk mengatasi nyeri pinggang yang mengganggu, dr Rio membagikan langkah awal yang bisa dilakukan di rumah.

>>> Emil Audero Tampil Gemilang Saat Indonesia Tundukkan Oman 3-0

"Di momen dia terjadi nyeri yang hebat, di waktu awal yang bisa kita lakukan pertama istirahat, kedua kita boleh kompres dengan kompres dingin di titik yang paling sakit," katanya.

Penggunaan kompres dingin disarankan pada saat awal nyeri muncul. Namun, jika nyeri sudah berlangsung dua hingga tiga hari, kompres hangat bisa menjadi pilihan.

"Itu apabila terjadi di detik-detik pertama, tapi kalau sudah dua atau tiga hari, kita bisa ganti kompres kita dengan yang hangat," jelas dr Rio.

Diagnosis saraf kejepit memerlukan pemeriksaan lebih lanjut karena gejala nyeri biasa tidak cukup sebagai parameter tunggal.

"Kalau yang sudah dirasakan oleh pekerja itu nyeri pinggang, yang menjalar sampai ke kaki atau kita billing radicular pain itu kita sudah bilang sesuatu red flag," kata dr Rio.

Nyeri yang menjalar dari pinggang ke paha, lutut, betis, hingga telapak kaki merupakan tanda bahaya.

>>> Ukraina Serang St Petersburg dengan Drone Usai Putin Tolak Damai

"Nah itu disarankan langkah pertama adalah berobat ke dokter agar diperiksa lebih lanjut," pungkas dr Rio.