AS Serang Radar Iran di Selat Hormuz, Garda Revolusi Balas Tembak
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap sejumlah situs radar pesisir milik Iran di kawasan Selat Hormuz pada Sabtu (7/6/2026).
Langkah tersebut diambil setelah pasukan Washington berhasil menembak jatuh empat drone yang diduga mengincar lalu lintas maritim internasional.
>>> BPOM Apresiasi Publik yang Awasi Kandungan Gula Produk Minuman
Komando Pusat Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa gempuran tersebut menyasar fasilitas pengawasan Teheran di Goruk dan Pulau Qeshm.
Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran menembakkan rudal ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain, serta menyerang empat kapal tanker.
Sistem pertahanan udara Kuwait dilaporkan berhasil mencegat serangan, sementara sirene peringatan berbunyi di Bahrain.
Militer Amerika Serikat menyatakan mampu melumpuhkan enam rudal balistik Iran, sedangkan satu rudal lainnya jatuh sebelum mencapai sasaran.
Dampak pada Negosiasi dan Ekonomi Global
Pertempuran ini mempersulit negosiasi tidak langsung yang telah berjalan tiga bulan untuk meredakan perang.
Teheran menuntut pembukaan blokade pelabuhan, pelonggaran sanksi, dan akses pendapatan minyak, setelah sebelumnya membatasi Selat Hormuz yang menjadi jalur 20 persen perdagangan minyak dunia.
Di tengah lonjakan harga energi domestik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi tekanan politik yang besar untuk segera mengakhiri konflik.
Trump menjelaskan bahwa mayoritas fasilitas produksi rudal dan drone milik Iran sebenarnya telah hancur akibat operasi militer.
"Mereka masih memiliki sejumlah rudal dan drone. Jika dihitung secara persentase, mungkin sekitar 21% hingga 22% dari total persediaan rudal mereka.
Jumlah itu masih sangat banyak, tetapi tidak sebanyak ketika kami pertama kali melancarkan serangan," ujar Donald Trump.
Konflik yang bermula sejak 28 Februari tersebut kini berdampak meluas pada gangguan rantai pasok komoditas global.
Update Terbaru
CEO Jagex Targetkan RuneScape Jadi MMO Nomor Satu, Geser World of Warcraft
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Desainer Quest Cyberpunk 2077: Villa Eurodyne Masih Simpan Banyak Rahasia
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Panduan Manga Musim Panas 2026: Rilis Baru dan Review Volume Pertama
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Jadwal Anime dan Berita Terkini 18-21 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
PYC Ungkap Celah Pengembangan Industri Baterai, Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Tiket Museum George Lucas Ludes Terjual, Antrean Capai 5 Jam
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Kadek Seina Maputra Juara Starbucks Barista Championship 2026, Siap Wakili Indonesia di Asia Pasifik
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Tersangka Ledakkan Petasan di Depan Gedung Federal New York, Tiga Terluka
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Konflik AS-Iran di Hormuz: Peluang bagi Rusia dan China di Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Milania Giudice Tari Bareng Adik yang Laporkan ke Polisi
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Kuda Pacu Adan Banuelos Kaget Tahu Bella Hadid Single
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Dustin Poirier: Bud Langsung Putus Kontrak Usai Penangkapan
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Ibu Nolan Wells Ajukan Permohonan Hukum untuk Tuntut Kematian Putranya
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB







