Pasar ponsel flagship di Indonesia kedatangan pemain baru dari lini ultra-premium. Motorola secara resmi meluncurkan Motorola Signature yang mulai dipasarkan sejak 20 April lalu.

Ponsel ini mengusung desain bodi tipis dengan ketebalan hanya 6,99 mm.

>>> Badai Cedera Landa Empat Klub J-League Jelang Pertandingan

Meski ramping, perangkat ini menggunakan material aluminium yang kokoh dan telah mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/69.

Dimensi keseluruhan Motorola Signature mencapai 162,1 x 76,4 x 6,99 mm dengan bobot 186 gram.

Bagian depannya didominasi layar AMOLED 6,8 inci yang mampu menampilkan resolusi Super HD (2.780 x 1.264 piksel) dengan kerapatan 450 ppi.

Layar tersebut juga mendukung refresh rate 165 Hz dan tingkat kecerahan maksimal hingga 6.200 nits. Untuk perlindungan, Motorola melapisi kaca depan dengan Corning Gorilla Glass Victus 2.

Di area layar terdapat punch hole yang memuat kamera depan 50 MP (f/2.0) dengan sensor Sony LYTIA 500.

Sementara di bagian punggung, konfigurasi kamera belakang terdiri dari tiga lensa.

Kamera utama mengandalkan sensor Sony LYTIA 828 50 MP (f/1.6) yang dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS).

Dua lensa pendukung meliputi kamera ultrawide 50 MP (f/2.0) dengan sudut pandang 122 derajat dan kamera telefoto periskop 50 MP (f/2.4) dengan sensor Sony LYTIA 600 untuk zoom optik 3x.

>>> John Herdman Puji Gol Bola Mati Timnas Indonesia saat Kalahkan Oman

Performa Snapdragon 8 Gen 5 dan Fitur Moto AI

Sektor performa Motorola Signature digerakkan oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 dengan proses fabrikasi 3 nm.

Prosesor ini mengusung CPU octa-core berkecepatan hingga 3,8 GHz yang dipadukan dengan GPU Adreno 829.