Skema Ekspor Satu Pintu PT DSI Berpotensi Picu Risiko Kurs
Tantangan Operasional dan Logistik
Selain masalah kurs, kapasitas operasional badan usaha tersebut dalam mengatur ekspor juga dipertanyakan oleh Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi).
Tantangan besar muncul dari banyaknya jumlah konsesi batu bara yang tersebar di seluruh Indonesia.
Ketua Bidang Hubungan Industri Perhapi, Ardhi Ishak Koesen mengungkapkan bahwa pemegang konsesi batu bara di lapangan tercatat lebih dari 800 konsesi.
>>> Harga Emas Antam 6 Juni 2026 Bervariasi, Buyback Stagnan
Artinya, BUMN ekspor ini harus berkontrak dengan sekitar 800 perusahaan pemegang konsesi batu bara.
Ardhi menerangkan bahwa setiap pemilik konsesi menghasilkan karakteristik dan kualitas batu bara yang beragam.
Akibatnya, pengelompokan secara detail harus disiapkan agar pengiriman bisa sesuai dengan permintaan spesifik dari importir.
"Satu perusahaan bisa tiga atau empat jenis batu bara, karena produk alam dan ini pengaruh juga dari wilayah, jadi given langsung dari alam.
Dengan variasi yang begitu besar, bagaimana BUMN ekspor bisa meng-handle itu?" tanyanya.
Banyaknya titik konsesi juga akan berdampak langsung pada pengawasan pelabuhan yang menjadi lokasi ekspor masing-masing perusahaan.
Ardhi menyebutkan bahwa titik pelabuhan ekspor tersebut berbeda-beda dengan sistem kepemilikan yang bervariasi, jumlahnya bisa 200—300 titik.
Di sisi lain, Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) meminta agar pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap kontrak ekspor yang sudah berjalan dengan pembeli di luar negeri.
APBI menekankan pentingnya asas penghormatan terhadap kontrak eksisting.
Direktur Eksekutif APBI, Gita Mahyarani menyatakan bahwa area kontrak ekspor yang sudah terjalin memiliki eksposur risiko hukum dan komersial yang paling tinggi.
Hal ini membuat pemberian perlakuan khusus terhadap kontrak berjalan menjadi sangat krusial bagi pemerintah.
"Jadi sangat krusial bagi pemerintah untuk memberikan perlakuan khusus terhadap kontrak berjalan dan kontrak jangka panjang," katanya.
Kepastian hukum dibutuhkan agar semua kontrak yang telah disepakati sebelumnya tetap dihormati oleh pemerintah.
>>> Bocoran Spesifikasi NVIDIA GeForce RTX 3050 Ti Desktop Ungkap Chip GA106
Pelaku usaha mengharapkan tidak ada intervensi, baik selama masa transisi maupun setelah regulasi ini diimplementasikan secara penuh.
Update Terbaru
Pengacara Ruben Onsu Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Terkait Kliennya
Sabtu / 06-06-2026, 11:44 WIB
Bengkel Spesialis Ungkap Empat Penyebab Utama Baterai Motor Listrik Rusak
Sabtu / 06-06-2026, 11:44 WIB
Pemerintah Salurkan Dana PIP 2026 Termin 2 Mulai Juni
Sabtu / 06-06-2026, 11:44 WIB
Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Juni 2026, Ini Jadwal dan Besarannya
Sabtu / 06-06-2026, 11:42 WIB
Microsoft Surface Laptop Ultra Resmi, Layar Mini-LED 2000 Nits
Sabtu / 06-06-2026, 11:40 WIB
Mantan ART Erin Taulany Datangi Polres Jaksel untuk Koordinasi Jadwal Pemeriksaan
Sabtu / 06-06-2026, 11:40 WIB
ParagonCorp Perkenalkan Potensi Bioekonomi Indonesia di Forum London
Sabtu / 06-06-2026, 11:38 WIB
Rafa Yuste Naik Darah Usai Atletico Madrid Olok Barcelona di Media Sosial
Sabtu / 06-06-2026, 11:38 WIB
Kisah Ayah Tulang Rapuh Jual Kue Lapis demi Biaya Operasi Jantung Anak
Sabtu / 06-06-2026, 11:37 WIB
Harga Mobil Listrik BYD M6 Bekas Masih di Atas Rp300 Jutaan
Sabtu / 06-06-2026, 11:37 WIB
Investor Asing Borong Saham WIFI saat IHSG Ambles 4,2%
Sabtu / 06-06-2026, 11:36 WIB
DPR Pertemukan Otoritas Fiskal dan Moneter untuk Jaga Stabilitas Rupiah
Sabtu / 06-06-2026, 11:36 WIB
Trailer FF7 Remake Part 3 Ungkap Judul Final Fantasy VII Revelation
Sabtu / 06-06-2026, 11:36 WIB






