AS Buka Peluang Kabulkan 18 Pengecualian Tarif Impor Indonesia
Pemerintah AS menyampaikan perhatian terkait dinamika lini masa implementasi pengecualian tarif pasal 301 yang diperkirakan baru akan terlaksana setelah tanggal 24 Juli 2026.
>>> AS dan Iran Masih Buntu Jelang 100 Hari Konflik
Penjadwalan ini dilakukan untuk menghindari tumpang tindih masa berlaku tarif 10% yang saat ini masih berjalan sementara.
Langkah ini juga diambil untuk mengantisipasi proses hukum internal yang sedang berlangsung di AS agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pelaku usaha.
Selain itu, saat ini masih terdapat beberapa isu yang belum terselesaikan yang menjadi perhatian bersama.
AS menyampaikan perhatian terkait restrukturisasi tata niaga impor melalui sistem perizinan di Indonesia yang berdampak pada arus produk pertanian AS.
Produk tersebut meliputi apel, anggur, daging sapi, daging babi, jagung, dan bungkil kedelai.
AS mengharapkan adanya langkah sinkronisasi agar kebijakan domestik tersebut tidak menghambat proses aksesi Indonesia menuju keanggotaan OECD.
Bersamaan dengan itu, Indonesia juga tengah memperjuangkan akses pasar bagi ekspor katoda tembaga hasil produksi Freeport-McMoRan di Indonesia agar dapat dikecualikan dari tarif Section 232.
Upaya negosiasi ini memerlukan pembahasan mendalam guna menyelaraskan kebijakan insentif produksi domestik untuk kedua negara.
Dari catatan itu, Airlangga mengatakan kedua negara sepakat untuk memperkuat kolaborasi bilateral yang erat.
Kedua belah pihak juga bersiap menyusun rencana aksi terkoordinasi guna menyelesaikan hambatan perdagangan teknis.
>>> Saham BBCA dan BBRI Jadi Penekan Utama IHSG Selama Sepekan
Langkah ini termasuk mempercepat komunikasi kesepakatan WTO terkait Subsidi Perikanan dengan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional, serta memastikan transisi kebijakan tarif berjalan mulus demi kemakmuran ekonomi bersama.
Update Terbaru
PUBG Mobile Luncurkan Kolaborasi Eksklusif Bersama Girlgroup aespa
Sabtu / 06-06-2026, 10:12 WIB
Energi Mega Persada Gelar Private Placement 218 Juta Saham Baru
Sabtu / 06-06-2026, 10:12 WIB
DPR Panggil Menkeu dan Gubernur BI Bahas Kondisi Ekonomi Terkini
Sabtu / 06-06-2026, 10:12 WIB
Huawei: Pembatasan AS Percepat Kemandirian Industri Chip China
Sabtu / 06-06-2026, 10:09 WIB
Section 9 Interactive Umumkan End of Abyss, Game Horor Sci-Fi Top-Down
Sabtu / 06-06-2026, 10:09 WIB
Developer Little Nightmares Umumkan Game Horor Sci-Fi End of Abyss
Sabtu / 06-06-2026, 10:08 WIB
Developer Little Nightmares Umumkan Game Horor Sci-Fi End of Abyss
Sabtu / 06-06-2026, 10:08 WIB
Menyelamatkan 'Ruh' Pendidikan Indonesia dari Ilusi Teknokratis AI
Sabtu / 06-06-2026, 10:08 WIB
Enrique Riquelme Janji Datangkan Juergen Klopp ke Real Madrid
Sabtu / 06-06-2026, 10:08 WIB
Rollme Luncurkan VisionCase, Casing Pintar Berlayar HD untuk iPhone 17 Pro Max
Sabtu / 06-06-2026, 10:07 WIB
Telkomsel Siapkan Paket Bundling IndiHome dengan Panel Surya
Sabtu / 06-06-2026, 10:07 WIB
Kulit Payudara Seperti Jeruk Bisa Jadi Tanda Kanker, Waspadai Gejalanya
Sabtu / 06-06-2026, 10:07 WIB
Thomas Tuchel Tak Ubah Skuad Inggris Hadapi Selandia Baru
Sabtu / 06-06-2026, 10:04 WIB
Harga Emas Antam 6 Juni 2026 Turun Rp 32.000 Per Gram
Sabtu / 06-06-2026, 10:04 WIB






