AS Buka Peluang Kabulkan 18 Pengecualian Tarif Impor Indonesia
Peluang besar terbuka bagi Indonesia untuk memperoleh keringanan tarif impor dari Amerika Serikat.
Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) membuka opsi mengabulkan 18 permohonan pengecualian tarif yang diajukan Indonesia di bawah investigasi pasal 301.
>>> Waspada Baterai KW saat Membeli Mobil Hybrid Bekas
Langkah ini menjadi angin segar bagi industri nasional karena berpotensi menekan biaya ekspor. Selain itu, kebijakan tersebut dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Amerika.
Kabar tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat bertemu Pimpinan USTR Ambassador Jamieson Greer. Pertemuan berlangsung di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri OECD 2026 di Paris.
Menurut Airlangga, Indonesia mendapatkan pengakuan positif atas komitmen penegakan hukum ketenagakerjaan. Khususnya terkait penuntasan isu kerja paksa dan larangan impor produk yang terindikasi kerja paksa dari USTR.
"Sebagai bentuk nyata dari pengakuan tersebut, Kantor USTR berencana mengabulkan 18 permohonan pengecualian tarif yang diajukan Indonesia di bawah investigasi pasal 301," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).
Respons positif ini menempatkan Indonesia ke dalam kelompok 6 negara prioritas dari 60 negara yang berhak menerima pertimbangan khusus dari Pemerintah AS.
Negara-negara tersebut yaitu Kanada, Ekuador, Uni Eropa, Indonesia, Meksiko, dan Pakistan.
Indonesia ditetapkan mendapatkan tarif 10% berdasarkan hasil investigasi pasal 301 UU Perdagangan AS bersama 5 negara lain. Sementara itu, 54 negara lain akan mendapatkan tarif 12,5%.
Airlangga menegaskan fasilitasi pengecualian tarif ini merupakan bukti nyata kepercayaan internasional terhadap upaya debottlenecking di Indonesia.
"Di balik capaian positif tersebut, kedua negara secara terbuka juga membahas beberapa perhatian terkait langkah-langkah prosedural ke depan demi menjaga momentum kerja sama yang kuat," ujar Airlangga.
Update Terbaru
OJK Catat 15 Perusahaan Antre IPO Rp3,67 Triliun
Sabtu / 06-06-2026, 09:12 WIB
Tiga Siswa MAN IC Sumedang Raih Medali Perunggu di International Youth Summit 2026
Sabtu / 06-06-2026, 09:07 WIB
Stasiun TV Siarkan Haiti vs Peru di Amerika Serikat
Sabtu / 06-06-2026, 09:03 WIB
BYD Indonesia Pamerkan Seni Mobil Mewah Denza di ArtMoments 2026
Sabtu / 06-06-2026, 09:02 WIB
Eagle High Plantations Hapus Rugi Rp3,71 Triliun Lewat Kuasi Reorganisasi
Sabtu / 06-06-2026, 09:01 WIB
Harga Perak Antam 6 Juni 2026 Ambrol ke Level Rp 45.600 per Gram
Sabtu / 06-06-2026, 09:00 WIB
Jadwal Kualifikasi dan Sprint Race MotoGP Hungaria 6 Juni 2026
Sabtu / 06-06-2026, 08:57 WIB
Geoffrey Hinton Peringatkan AI Berpotensi Picu Kepunahan Manusia dalam 30 Tahun
Sabtu / 06-06-2026, 08:56 WIB
Adrian Fernandez Diskualifikasi Enam Seri Moto3 2026, Veda Ega Naik Podium
Sabtu / 06-06-2026, 08:48 WIB
Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 pada FIFA Matchday Juni 2026
Sabtu / 06-06-2026, 08:48 WIB
Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di FIFA Matchday
Sabtu / 06-06-2026, 08:48 WIB
FIM Diskualifikasi Adrian Fernandez dari Enam Seri Awal Moto3 2026
Sabtu / 06-06-2026, 08:48 WIB
Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di FIFA Matchday GBK
Sabtu / 06-06-2026, 08:47 WIB
Harga Emas Antam Jeblok Rp 32.000 Per Gram pada 6 Juni 2026
Sabtu / 06-06-2026, 08:47 WIB






