Panel Pengawas Banding Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) resmi menolak permohonan banding dari tim Leopard Racing pada Jumat, 5 Juni 2026, di Sirkuit Balaton Park.

Keputusan tersebut mengonfirmasi hukuman diskualifikasi bagi pembalap Adrián Fernández dari enam seri awal Moto3 musim 2026, yaitu Grand Prix Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya.

>>> Perbandingan iPhone 14 Pro vs iPhone 15 pada 2026, Mana yang Lebih Unggul?

Sanksi berat ini dijatuhkan setelah Direktur Teknis menemukan indikasi pembongkaran dan perakitan mesin nomor 810 dan 811 tanpa izin, yang merusak sistem segel homologasi resmi.

Tim Leopard Racing mengajukan banding pada 5 Juni 2026 pukul 13.25 waktu setempat dengan membayar biaya jaminan sebesar 1.320 euro, namun argumen mereka dinyatakan tidak kuat oleh pihak berwenang.

Panel Pengawas Banding FIM yang terdiri dari Stuart Higgs dan Rezso Bulcsu menyatakan bahwa prosedur pengajuan banding telah dilakukan sesuai tenggat waktu dan ketentuan yang berlaku.

Sidang tersebut dihadiri oleh Christian Lundberg dari Leopard, Direktur Teknis Didier Lambert, Danny Aldridge, Charlie Kirk, Noriyuki Shimizu, serta pengawas FIM Simon Crafar, Andrés Somolinos, dan Tamara Matko.

Pihak teknis menegaskan bahwa mesin dengan segel pengaman yang rusak atau dimanipulasi akan dianggap sebagai mesin rakitan ulang dan harus diperlakukan sebagai mesin baru.

"Kami mengonfirmasi keputusan yang dijatuhkan oleh Komisaris FIM yang menolak banding yang diajukan," kata Panel Pengawas FIM dalam surat keputusan tertulisnya.

Berdasarkan pemeriksaan fisik dan laporan dari pabrikan, komponen di dalam mesin tersebut ditemukan dalam kondisi yang tidak layak untuk kompetisi setelah proses perakitan ulang yang tidak sah.