Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) mengonfirmasi pembelian peralatan litografi canggih High-NA EUV untuk kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D).

Keputusan ini diumumkan dalam rapat pemegang saham pada Kamis (4/6/2026) dan menepis spekulasi pasar mengenai keengganan TSMC berinvestasi pada sistem tersebut.

>>> Google Rencanakan Lepas 32 Juta Nyamuk Wolbachia, Warga AS Protes Keras

Chairman TSMC C. C.

Wei menjelaskan bahwa kendala efisiensi biaya menjadi alasan utama teknologi ini belum digunakan pada lini produksi massal.

Meski demikian, pengadaan perangkat baru tersebut diklaim dalam jumlah signifikan, namun volume pastinya tidak dipublikasikan.

"It would even be a bit embarrassing to say how many," ujar C. C.

>>> Setlist Konser EXhOrizon EXO di Indonesia Arena 6 dan 7 Juni 2026

Wei.

Kontras dengan Intel

Pendekatan TSMC ini berbeda dengan kompetitornya, Intel, yang menjadwalkan adopsi High-NA EUV untuk node 14A pada 2027 hingga 2028.

Sementara itu, produsen peralatan ASML memproyeksikan produk memori dan logika pertama dengan sistem High-NA EUV akan meluncur dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk menopang ekspansi jangka panjang, TSMC menetapkan anggaran belanja modal tahun 2026 sebesar 52 miliar hingga 56 miliar dolar AS.

>>> Google dan YouTube Luncurkan Fitur Keamanan Digital Anak di Jakarta

Kinerja keuangan TSMC mencatat rekor pendapatan dan laba bersih tertinggi tahun lalu, mendorong lonjakan harga saham 1,5 kali lipat dan pertumbuhan dividen tunai di atas 30 persen.