Google dan YouTube meluncurkan serangkaian fitur baru untuk memperkuat keamanan digital anak di Jakarta pada Kamis (4/6).

Langkah ini bertujuan membantu orang tua mendampingi anak-anak agar bertanggung jawab di dunia maya tanpa membatasi kreativitas.

>>> Eks ART Bantah Langgar Privasi Anak Erin dan Andre Taulany

Fitur-fitur tersebut dikembangkan berdasarkan masukan dari pakar perkembangan anak dan pendidik.

Peluncuran dilakukan dalam acara #AKSIDigital: Ruang Tumbuh Keluarga Indonesia.

Dora Songco, Product Marketing Manager Brand & Reputation Google Indonesia, mengatakan prinsip perusahaan adalah melindungi anak dan remaja di dunia digital, bukan membatasi mereka.

"Kita tidak bisa memungkiri perkembangan zaman yang luar biasa, namun yang terpenting adalah bagaimana kita tetap hadir dan mengawasi mereka di dalam dunia digital tersebut," ujarnya.

Fitur Keamanan Baru untuk Keluarga

Beberapa fitur yang diluncurkan antara lain Shorts Timer, yang memungkinkan orang tua mengatur durasi menonton YouTube Shorts hingga nol menit untuk menonaktifkan tayangan sepenuhnya.

>>> Burung Layang-layang Mampu Terbang 10 Bulan Tanpa Henti

Ada juga fitur Take a Break dan Bedtime Reminder sebagai pengingat otomatis untuk beristirahat dan menghentikan aktivitas menonton menjelang waktu tidur.

Family Center menjadi pusat pengawasan aktif bagi orang tua untuk memantau aktivitas digital anak secara dua arah.

Fitur Kontrol Konten memungkinkan orang tua memblokir video atau kanal tertentu yang dianggap tidak sesuai.

Selain alat pengawasan, ekosistem ini juga didukung oleh inisiatif Akademi Edukreator yang membantu guru dan kreator menyusun kurikulum digital yang aman.

>>> Ada Konser EXO hingga Raisa, Area GBK Dipastikan Padat Besok

Kolaborasi lintas sektor antara penyedia teknologi, pemerintah, orang tua, dan komunitas dinilai penting untuk membangun pengalaman digital yang sehat bagi anak.