MotoGP secara resmi memperbarui regulasi terkait prosedur masuk dan keluar area pitlane.

Langkah ini diambil untuk menutup celah abu-abu dalam aturan yang sempat dimanfaatkan oleh Marc Marquez pada balapan sprint Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez April lalu.

>>> Veda Ega Pratama Hadapi Tantangan Baru di Moto3 Hungaria

Pembaruan ketentuan tersebut kini sudah dibukukan secara resmi ke dalam regulasi kompetisi. Sebelumnya, otoritas terkait hanya menyampaikan aturan ini melalui panduan pra-event menjelang Grand Prix Prancis.

Kejadian di Jerez sendiri sempat memicu perdebatan sengit di antara para kru dan pembalap di paddock.

Saat itu, Marc Marquez terjatuh di tikungan terakhir dalam kondisi lintasan basah karena hujan, lalu melewati area rumput untuk masuk ke pitlane guna mengganti motor barunya.

Isi Regulasi Baru Pitlane MotoGP

Pengumuman resmi mengenai revisi aturan ini dikeluarkan oleh FIM Grand Prix Commission pada Jumat pagi.

Regulasi baru ini memastikan prosedur di area pitlane diperketat agar tidak ada lagi penafsiran ganda oleh para pembalap.

"Dalam semua sesi lintasan termasuk balapan, satu-satunya pintu masuk dan keluar pitlane yang diizinkan adalah melalui titik dan rute masuk/keluar yang telah ditentukan, yang didefinisikan oleh garis putih putus-putus, mengikuti jalan masuk pitlane dan melewati titik waktu masuk pitlane yang telah ditentukan," bunyi pernyataan resmi FIM Grand Prix Commission.

"Dalam semua kasus, informasi spesifik yang dikeluarkan oleh Race Direction untuk setiap sirkuit berlaku, mendefinisikan rute yang dilarang."

>>> Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Wakil China

Melalui aturan teranyar ini, steward kini memiliki wewenang penuh untuk memberikan sanksi atau penalti jika ada pembalap yang tidak melintasi garis putih putus-putus atau tidak menggunakan jalur pitlane secara utuh.