Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/M Reza Pahlevi Isfahani berhasil melaju ke babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026.

Pertandingan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026).

>>> Jorge Martin Waspadai Dominasi Marc Marquez di Sirkuit Balaton Park

Kemenangan ini sekaligus mengamankan satu tempat bagi wakil Merah Putih di babak final turnamen tersebut.

Sabar/Reza menundukkan pasangan asal China, Chen Bo Yang/Liu Yi, lewat permainan dua gim langsung dengan skor kembar 21-15, 21-15.

Hasil ini membuat rekor pertemuan kedua pasangan menjadi imbang 1-1.

Kemenangan tersebut sekaligus membalas kekalahan Sabar/Reza pada Badminton Asia Championships 2025.

Atmosfer riuh dari para pendukung yang memadati Istora Senayan diakui menjadi suntikan motivasi besar bagi performa pasangan Indonesia.

"Suporter yang ada di Istora sangat ramai, jadi kami semakin percaya diri dan semakin bersemangat untuk meraih kemenangan," ujar Reza seusai pertandingan.

Keberhasilan straight game ini juga dipengaruhi oleh penerapan taktik permainan yang dirancang bersama sang pelatih, Hendra Setiawan, sejak awal laga.

>>> Timnas Indonesia Hadapi Oman Tanpa Jay Idzes di Garuda Championship

"Alhamdulillah kami bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik dan tetap konsisten sepanjang laga," kata Sabar.

Hadapi Kompatriot di Semifinal

Pada babak semifinal, Sabar/Reza dijadwalkan bertanding melawan sesama wakil tuan rumah, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Pasangan muda Indonesia tersebut lolos ke semifinal setelah menyingkirkan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, melalui duel sengit tiga gim.

Menghadapi kompatriotnya, Reza menegaskan pentingnya kewaspadaan tinggi dan menolak memandang sebelah mata performa junior mereka.

"Raymond dan Joaquin bermain sangat cepat serta sedang berada dalam performa terbaik. Kami harus mengantisipasi hal itu dan berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik," ujarnya.

Selain faktor kecepatan lawan, konsentrasi penuh di sepanjang laga dinilai menjadi penentu utama agar tidak memberikan ruang bagi lawan memegang kendali permainan.

>>> Jorge Martin Waspadai Dominasi Marc Marquez di MotoGP Hungaria 2026

"Kami harus saling mengingatkan dan menjaga fokus sepanjang pertandingan karena permainan mereka sangat cepat," tutur Sabar.