Komunitas Konsultan Pajak Indonesia Goes to AOTCA (Kopijatigota) meluncurkan Program Beasiswa Brevet Pajak Bakti Negeri pada Jumat (5/6/2026).

Program ini bertujuan mempercepat lahirnya talenta muda di industri perpajakan.

>>> Sarah Keihl Alami Culture Shock hingga Menangis Saat Liburan ke Bangladesh

Beasiswa ini merupakan kerja sama dengan Ravatra Academy, lembaga pendidikan resmi. Setiap peserta mendapatkan beasiswa penuh senilai Rp3,5 juta.

Program menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki keterbatasan biaya.

Hingga kelas perdana pada 5 Juni 2026, tercatat 24 mahasiswa diterima dari total kuota 30 orang.

Seluruh proses pembelajaran dilakukan secara daring. Hal ini untuk pemerataan akses pendidikan vokasi perpajakan tanpa kendala lokasi.

Tujuan dan Manfaat Program

Ketua Kopijatigota Rahmad Adam menjelaskan tujuan utama program ini.

"Kami ingin membuka jalan bagi mahasiswa agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja sejak masih di bangku kuliah," ujarnya.

Melalui beasiswa ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu perpajakan, tetapi juga bekal untuk membangun karier sebagai praktisi pajak profesional.

>>> Toyota India Luncurkan New Innova Crysta 2026 Bermesin Diesel

Pendekatan berbasis praktik menjadi nilai tambah yang mempermudah pemahaman peserta terhadap persoalan perpajakan.

Materi pembelajaran menggabungkan aspek teori dan praktik yang diajarkan oleh konsultan pajak serta profesional dari jaringan Kopijatigota.

Langkah ini menjawab kebutuhan dunia usaha terhadap sumber daya manusia yang cakap regulasi dan implementasi praktis.

Salah satu penerima beasiswa, Erlina Agustia Panjaitan, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau, menyambut positif program ini.

"Kesempatan seperti ini tidak selalu datang. Saya berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat menjadi bekal untuk mengembangkan karier di bidang perpajakan," katanya.

Resky, mahasiswa Program Studi Akuntansi STIE TDN Makassar, juga mengapresiasi program tersebut. "Program ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar perpajakan secara lebih mendalam.

Saya berharap setelah mengikuti brevet pajak, saya memiliki peluang kerja yang lebih luas setelah lulus nanti," ujarnya.

>>> Teknisi Bogor Bagikan Tips Rawat Performa Motor Listrik

Lulusan program brevet pajak memiliki peluang karier di berbagai sektor, seperti konsultan pajak, staf pajak perusahaan, auditor kantor akuntan publik, hingga tenaga profesional di instansi pemerintah.