PT PII Beri Penjaminan untuk Proyek TPPASR Legok Nangka di Jawa Barat
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII resmi memberikan penjaminan untuk proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPASR) Legok Nangka di Jawa Barat.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama PT Jabar Environmental Solution (JES) selaku Badan Usaha Pelaksana di Kabupaten Indramayu pada Jumat (5/6/2026).
>>> Tekanan Pasar Keuangan Domestik Masih Bayangi Investor, Ini Saran Perencana Keuangan
Proyek dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini dirancang melayani Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.
Fasilitas ini mampu mengolah sampah hingga 2.131 ton per hari dan menjadi proyek sektor persampahan pertama dalam portofolio penjaminan PT PII.
Kementerian Keuangan turut memberikan fasilitas Viability Gap Fund (VGF) serta Project Development Facility (PDF) untuk memastikan keberlanjutan dan bankabilitas proyek.
Penjaminan Tingkatkan Kepastian Investasi
Plt Direktur Utama PT PII, Andre Permana, menyatakan penjaminan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepastian investasi dan memperkuat bankabilitas proyek.
Hal itu diharapkan mampu menarik partisipasi swasta, termasuk investor dan potential international lenders, dalam pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berkelanjutan.
Ia menegaskan perluasan portofolio ke sektor persampahan ini vital bagi penyediaan fasilitas publik yang berdampak langsung pada masyarakat luas.
Dukungan PT PII sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI mencerminkan komitmen mendukung Proyek Strategis Nasional dan memperluas dukungan ke sektor infrastruktur berdampak langsung.
>>> GitLab PHK 350 Karyawan demi Investasi Infrastruktur AI
TPPASR Regional Legok Nangka menjadi proyek KPBU perdana yang dijamin PT PII sepanjang tahun 2026.
Penerapan teknologi modern diharapkan mampu mengurai penumpukan sampah sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi baru bagi Jawa Barat.
Update Terbaru
Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Hungaria 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Karakter AI Bowie Knife99 di Forza Horizon 6 Jadi Musuh Publik Gamer
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
OJK Sahkan Pendirian DPLK Sinarmas Asset Management, Targetkan Pekerja Informal
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Hizbullah Serang Pasukan Israel di Lebanon Selatan dengan Rudal Presisi
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Dua Polisi Tidur Berdekatan di California Masih Sering Lontarkan Mobil, 100 Video Terekam
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Wanita di Inggris Terekam CCTV Taruh Rambut di Makanan Demi Hidangan Gratis
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Studi Ungkap Kehamilan Mampu Redakan Gejala Rheumatoid Arthritis secara Alami
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Agustina Arumsari Dikabarkan Isi Posisi Wakil Kepala BGN, Ini Rekam Jejak Kariernya
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Bengkel Motor Listrik Hadapi Kendala Suku Cadang Impor dan Limbah Baterai
Jumat / 05-06-2026, 18:47 WIB
Omar Berrada Puji Ruben Amorim Meski Era di MU Dianggap Gagal
Jumat / 05-06-2026, 18:47 WIB
Menkeu Purbaya Tanggapi Biaya Dinas Prabowo: Pakai Uang Pribadi Itu Boleh
Jumat / 05-06-2026, 18:46 WIB
Empat Pebalap Indonesia Siap Berlaga di SWS International E-Finals 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB
Ekonomi India Tumbuh 7,8 Persen pada Kuartal I 2026, Di Atas Ekspektasi
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB






