Pemerintah Jamin Stok Pupuk Aman dan Naikkan Harga Gabah Jadi Rp6.500 per Kg
Pemerintah memastikan pasokan dan harga pupuk bersubsidi domestik tetap aman. Langkah ini diambil di tengah ancaman gangguan rantai pasok global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyatakan konflik di Timur Tengah tidak akan mengganggu ketersediaan pupuk nasional. Kebijakan ini juga diiringi upaya peningkatan pendapatan petani lewat penyesuaian harga gabah.
>>> BCA Buka Lowongan Kerja Magang hingga Profesional Juni 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan ketersediaan pupuk dalam negeri saat ini terkendali. "Pupuk kita aman dan harga pupuk tetap terjangkau untuk petani," ujarnya.
Pemerintah telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi sejumlah jenis pupuk bersubsidi sekitar 20 persen sejak Oktober 2025.
Selain itu, Harga Pembelian Pemerintah untuk gabah dinaikkan menjadi minimal Rp6.500 per kilogram dari sebelumnya yang sering di bawah Rp5.500 per kilogram.
Zulkifli Hasan menjelaskan perubahan kebijakan ini bertujuan melindungi petani agar tidak terus mengalami kerugian finansial. "Jadi kita ingin merubah nasib petani kita yang dulu.
>>> Kisah Ibu Ragaia dari Pulau Arar: Renovasi Rumah dan Buka Akses Keuangan
Petani banyak yang menjadi buruh karena terus rugi. Ini tidak boleh terjadi.
Petani harus sehat karena mereka produsen yang menghasilkan makanan," katanya.
Saat ini harga gabah di beberapa wilayah seperti Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak bahkan telah menembus angka Rp7.000 per kilogram.
>>> Cara Cek PIP Juni 2026 Lewat HP Pakai NISN dan NIK
Di sisi lain, pemerintah juga melakukan reformasi tata kelola subsidi pupuk melalui Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 dengan mengubah mekanisme menjadi skema nilai komersial.
Update Terbaru
Psy Cetak Sejarah: 'Gangnam Style' Tembus 6 Miliar Views di YouTube
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Netflix Rilis Trailer dan Visual Spesial LEGO One Piece
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Toyota Tundra 2027 Dapat Paket Trailhunter untuk Overlanding Lebih Terjangkau
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Mazda Australia Rilis Iklan CX-5 dengan Lagu yang Dianggap 'Cheesy'
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Kapal Perang Rusia Lepaskan Tembakan di Selat Inggris
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Anggaran MBG 2026 Berpotensi Dipangkas Jadi Rp229 Triliun
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Koalisi Sipil Kecam Pelibatan TNI Awasi Wajib Pajak
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Dasco Bertemu Pegiat Antikorupsi dan Eks Pimpinan KPK
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Isuzu Ingatkan Pengguna B50, Perawatan Kendaraan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
3 Korban Ledakan di Grand Polonia Medan Ditemukan Tewas
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
Ekonomi Iran Tertekan, Israel Siapkan Serangan Baru
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis Masuk RPJMD hingga APBD
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Dua Komandan Garda Nasional Udara Dipecat karena 'Kehilangan Kepercayaan'
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Netflix Buka Suara soal Nasib Teach You a Lesson Season 2
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB







