Aplikasi "Belajar untuk Membuat China Kuat" itu sempat mencatat rekor unduhan tertinggi di App Store Apple China, melampaui popularitas WeChat dan Douyin.

Dalam proposal proyek terbaru, Xinhuanet menargetkan agen AI ini mampu mengemas pidato dan poin pemikiran Xi Jinping agar lebih mudah dipahami publik.

Teknologi ini juga diandalkan sebagai instrumen verifikasi kutipan politik yang sensitif demi menjaga akurasi dokumen resmi.

Pihak pengembang memastikan sistem AI menggunakan basis data internal Xinhua yang diklaim sebagai korpus informasi murni dan bersih.

>>> Pramono Anung Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya di Jakarta

Keberadaan platform baru ini diharapkan mampu memperkuat landasan ideologis dan opini publik serta memperluas jangkauan suara Partai Komunis China ke seluruh lapisan masyarakat.