Pemerintah Bantah Kewajiban Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Beli Surat Utang
Pemerintah membantah keras isu yang menyebutkan adanya kewajiban bagi warga negara Indonesia pemilik tabungan di atas Rp3 miliar untuk membeli produk Patriot Bond dan Merah Putih Bond.
Kabar bohong tersebut langsung diklarifikasi oleh Chief Operating Officer (COO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria.
>>> Argentina Kembali ke Puncak Ranking FIFA Usai Perancis Tumbang
Dony memastikan bahwa rencana pemaksaan pembelian instrumen keuangan tersebut bagi kelompok masyarakat kaya tidak pernah ada dalam agenda pemerintah.
"Tidak benar informasi tersebut. Isu itu hoax.
Tidak ada rencana pemerintah mewajibkan masyarakat Indonesia yang memiliki tabungan di atas Rp 3 miliar untuk membeli Patriot Bond maupun Merah Putih Bond," kata Dony Oskaria dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Menurut penjelasannya, penerbitan instrumen Patriot Bond serta Merah Putih Bond murni dirancang sebagai produk investasi sukarela yang bertujuan membuka ruang bagi investor maupun masyarakat dalam pembiayaan proyek pembangunan nasional.
Pihak otoritas investasi menegaskan pengelolaan dana tetap berjalan transparan serta menghormati penuh hak-hak dan keputusan investasi individual masyarakat tanpa adanya tekanan kepemilikan.
"Pemerintah dan Danantara berkomitmen menjalankan seluruh kebijakan investasi sesuai prinsip transparansi, tata kelola yang baik, serta menghormati hak masyarakat dalam mengambil keputusan investasi.
Oleh karena itu, informasi yang menyebut adanya kewajiban pembelian bagi kelompok masyarakat tertentu tidak benar dan tidak memiliki dasar," tambah Dony.
>>> Valuasi Perusahaan Treasury Bitcoin Anjlok Rp 953 Triliun
Rumor pemaksaan investasi ini sebelumnya mulai berkembang ke publik berbarengan dengan momentum disahkannya revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi undang-undang resmi oleh DPR RI.
Update Terbaru
Trailer Captain Tsubasa 2: World Fighters Perkenalkan Tim Korea Selatan
Rabu / 22-07-2026, 07:45 WIB
California Percepat Mitigasi Kebakaran Hutan di Tengah Ancaman Pemotongan Dana
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Little League Diskualifikasi Tim Softball Tulsa karena Pelanggaran Eligibilitas
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Daftar Harga HP Samsung Baru dan Bekas per Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Diskon 50% Tiket MotoGP Mandalika 2026 Khusus Warga NTB, Mulai Rp200 Ribu
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS Skema B
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Jeana Keough Tak Bisa Makan Dua Pekan Akibat Kanker Lidah
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Danny Trejo Tak Terduga Bertemu Keponakan di TMZ Brunch Bus
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Satu Pemain Argentina Tak Balik Badan, Hormati Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Morgan Rogers Resmi Gabung Chelsea, Jadi Pemain Inggris Termahal
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Jason Alexander Minta Maaf ke Courtney Stodden atas Sketsa Kontroversial
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Alasan Negara-negara Arab Tak Balas Serangan Iran
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Tato 'Celeste' di Jari D4vd Terungkap di Sidang
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB







