Presiden China Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara selama dua hari mulai Senin, 8 Juni 2026.

Kunjungan ini merupakan yang pertama dalam hampir tujuh tahun terakhir, sebagaimana dilansir dari sumber internasional.

>>> Jadwal Program Televisi Sabtu, 6 Juni 2026 ada Film Bioskop SAS: Red Notice dan L.A. Confidential di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE serta Link

Langkah diplomatik ini diambil Beijing untuk menegaskan kembali pengaruhnya atas Pyongyang setelah pembatasan pandemi Covid-19 berakhir.

China berupaya menarik kembali sekutu formalnya tersebut di tengah menguatnya hubungan Korea Utara dengan Rusia.

Kunjungan ini diumumkan oleh departemen internasional Partai Komunis China yang berkuasa.

Momentum tersebut mengikuti rangkaian pertemuan puncak antara Xi Jinping dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing pada bulan lalu.

Analisis Geopolitik Kunjungan Xi

John Delury, peneliti senior di Asia Society, menilai kunjungan ini membawa pesan bahwa China masih menjadi aktor utama dalam hal Korea Utara.

Ia menambahkan bahwa pergerakan diplomatik Beijing juga ditujukan untuk menarik perhatian Kremlin.

Melalui kantor berita negara KCNA, Korea Utara mengonfirmasi bahwa Xi datang atas undangan resmi Kim Jong Un.

>>> Kejagung Pastikan Operasional Satuan Pelayanan Gizi Tetap Berjalan

Hubungan kedua negara sebelumnya sempat ditandai dengan kehadiran Kim sebagai tamu kehormatan dalam parade militer di Beijing pada September lalu.

Otoritas kedua negara juga telah mengaktifkan kembali layanan kereta penumpang antarkota sejak Maret silam setelah sempat terhenti enam tahun akibat pandemi.

Maskapai Air China pun terpantau sudah membuka kembali rute penerbangan, meski aksesnya masih terbatas bagi kalangan pebisnis dan mahasiswa pertukaran.