PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dengan kode emiten BRIS resmi mengucurkan dividen tunai senilai Rp1,51 triliun kepada para pemegang saham.

Pencairan ini merupakan realisasi keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 5 Mei 2026.

>>> Ketua SNPMB Ungkap Alasan Peserta Nilai UTBK Tinggi Bisa Gagal Seleksi

Alokasi dividen tersebut setara dengan 20% dari total laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp7,57 triliun.

Setiap pemilik saham akan menerima dana sebesar Rp32,81 per lembar, mencatat kenaikan signifikan hingga 44% dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp22,78 per saham.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan apresiasi atas loyalitas dan kepercayaan investor serta nasabah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas loyalitas nasabah dan kepercayaan para pemegang saham kepada BSI.

Dengan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, pemegang saham memutuskan pembagian dividen sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian perseroan," ujar Wisnu.

>>> Grab Kuasai Hak Suara Superbank Lewat Transaksi GXS Bank

Ia menambahkan bahwa perseroan terus memperkuat fundamental bisnis untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Pencapaian positif sepanjang tahun 2025 didorong oleh ekspansi pembiayaan yang sehat serta kenaikan dana murah (CASA), terutama melalui produk tabungan haji dan bullion bank.

Percepatan digitalisasi juga turut memperluas jangkauan operasional BSI di tengah masyarakat.

Hingga awal tahun 2026, total basis pelanggan BSI telah menembus angka 23,7 juta.

Penerima dividen adalah pihak yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan per tanggal 19 Mei 2026.

>>> Boneka Unta Jadi Oleh-Oleh Favorit Jemaah Haji Indonesia di Makkah

Wisnu menegaskan bahwa pembagian dividen ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat lebih besar kepada seluruh pemegang saham, nasabah, serta pemangku kepentingan.