Rupiah Dekati Rp18.000 Per Dolar AS Picu Kenaikan Harga Barang Impor
Meskipun beberapa merek memiliki fasilitas perakitan domestik, bagian utama gawai tetap dibeli dengan dolar AS. Implikasinya bisa berupa kenaikan harga ponsel baru, pemangkasan diskon, atau lonjakan harga aksesori.
Kerentanan serupa terjadi pada perangkat komputer dan laptop.
>>> Bank Aladin Syariah Cetak Lonjakan Laba Bersih Hingga 304 Persen
Komponen vital seperti prosesor, kartu grafis, RAM, SSD, motherboard, dan monitor diproduksi di luar negeri, sehingga distributor harus mendatangkannya dengan dolar AS.
Sektor otomotif juga masih mengandalkan komponen impor untuk kendaraan yang dirakit di dalam negeri.
Suku cadang penting, sensor elektronik, dan material tertentu didatangkan dari luar negeri, berpotensi menaikkan harga kendaraan baru, suku cadang, dan biaya servis.
Dampak penguatan dolar AS juga merembet ke sektor pangan akibat ketergantungan pada komoditas impor seperti gandum, kedelai, dan gula mentah.
Situasi ini berpotensi memengaruhi harga produk massal seperti mi instan, roti, biskuit, tahu, dan tempe.
Produsen susu nasional banyak memanfaatkan susu bubuk impor untuk produksi.
Lonjakan biaya bahan baku berisiko menaikkan harga susu formula, susu bubuk, keju, yoghurt, mentega, dan minuman berbasis susu.
Di bidang kesehatan, industri farmasi nasional masih mengimpor sebagian besar bahan baku obat. Harga alat kesehatan seperti peralatan laboratorium dan alat diagnostik modern juga berisiko naik.
Industri penerbangan memiliki beban operasional berbasis dolar AS yang besar, meliputi sewa armada, suku cadang, perawatan, dan asuransi.
Kondisi kurs ini dapat mendorong maskapai menyesuaikan harga tiket pesawat.
Perangkat elektronik rumah tangga seperti televisi, kulkas, mesin cuci, dan AC juga berpotensi naik harga. Produsen atau distributor cenderung mengoreksi harga jual demi menjaga margin keuntungan.
Update Terbaru
Syarat dan Alur Cabut Gigi Pakai BPJS Kesehatan, Ini Ketentuannya
Jumat / 05-06-2026, 13:28 WIB
Rencana Tarif Tambahan Trump Dikritik Ahli dan Organisasi HAM
Jumat / 05-06-2026, 13:28 WIB
Al-Qur'an Surat Al Hadid Ayat 18: Janji Pahala Berlipat bagi Ahli Sedekah
Jumat / 05-06-2026, 13:28 WIB
Nata de Coco Bisa Berstatus Haram? Ini Penjelasan MUI
Jumat / 05-06-2026, 13:27 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Oman di Garuda Championship Series Malam Ini
Jumat / 05-06-2026, 13:27 WIB
Satgas PKH Amankan Aset Kawasan Hutan Rp371,1 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 13:26 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 6 - 7 Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 13:26 WIB
AS Setujui 18 Pengecualian Tarif Impor untuk Produk Indonesia
Jumat / 05-06-2026, 13:24 WIB
Prabowo Undang Tony Robbins Tinjau Program Makan Bergizi Gratis
Jumat / 05-06-2026, 13:24 WIB
Token HYPE Melonjak 180% di Tengah Penurunan Pasar Kripto Global
Jumat / 05-06-2026, 13:22 WIB
FIFA Luncurkan Album Resmi Piala Dunia 2026 Berisi 18 Lagu
Jumat / 05-06-2026, 13:21 WIB
Teleskop James Webb Temukan Galaksi Purba LAP1-B, Ungkap Masa Awal Alam Semesta
Jumat / 05-06-2026, 13:20 WIB
Wuling Daftarkan Nama Aira ev di PDKI, Calon Mobil Listrik Baru
Jumat / 05-06-2026, 13:17 WIB






