Gencatan Senjata Lebanon Ditolak Hezbollah, Upaya Damai AS Hadapi Hambatan Baru
Di Teluk, bentrokan langsung antara pasukan Iran dan militer AS kembali pecah pada Rabu. Insiden ini menjadi eskalasi paling intens sejak gencatan senjata sebelumnya.
>>> Toco dan J&T Express Gelar Workshop Edukasi Pelaku UMKM
Pemerintah setempat melaporkan gempuran Iran menghantam bandara Kuwait, menewaskan satu orang dan melukai lebih dari 60 orang. Militer AS melancarkan serangan balasan di sekitar Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan jalur maritim strategis yang menjadi rute seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.
Aktivitas di jalur itu dilaporkan lumpuh sejak perang pecah tiga bulan lalu.
Dampak Ekonomi dan Tekanan Politik Domestik AS
Volume ekspor minyak mentah Iran merosot tajam ke level terendah dalam enam tahun terakhir. Namun, harga minyak mentah dunia justru turun sekitar 3% di pasar internasional.
Pelemahan harga dipicu ekspektasi pasar bahwa kesepakatan di Lebanon bisa membuka ruang diplomasi antara Washington dan Teheran. Hasil konkret dari perundingan sejauh ini masih minim.
Sejak akhir Maret, Trump berulang kali mengklaim kesepakatan damai global sudah dekat.
Di dalam negeri, ia diburu waktu untuk menurunkan harga bahan bakar jelang pemilihan Kongres AS pada November.
Sikap Trump memicu kritik dari internal negaranya.
Pada Rabu, Dewan Perwakilan Rakyat AS memberikan suara untuk memblokir pendanaan perang, namun keputusan itu lebih bersifat simbolis.
Klaim Kemenangan Iran dan Pemantauan Nuklir PBB
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, pada Kamis (4/6/2026) mengklaim musuh-musuh Iran telah menelan kekalahan telak.
Ia menuduh kekuatan asing menggunakan strategi adu domba.
Secara ekonomi, Iran menuntut pemulihan akses pendapatan minyak miliaran dolar yang dibekukan, pelonggaran sanksi ekspor, pencabutan blokade pelabuhan oleh AS, serta hak kendali lebih besar atas Selat Hormuz.
Trump menegaskan fokus utama kebijakan luar negeri AS adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Teheran berulang kali membantah tuduhan itu.
>>> BPI Danantara Pastikan PT DSI Kelola Ekspor SDA Secara Profesional
Badan pengawas nuklir PBB melaporkan pada Kamis bahwa aktivitas program nuklir Iran tidak menunjukkan perubahan signifikan, meskipun negara itu telah melewati konflik bersenjata selama tiga bulan terakhir.
Update Terbaru
VOYA Luncurkan Dua Varian Sirup Floral Baru di FHI 2026
Rabu / 22-07-2026, 04:24 WIB
FHI 2026 Resmi Dibuka, Dorong Investasi dan Perdagangan Industri Makanan-Hospitality
Rabu / 22-07-2026, 04:24 WIB
Cara Menonton Galaxy Unpacked Samsung: Lipat, Jam Tangan, dan Lainnya
Rabu / 22-07-2026, 04:24 WIB
Kindle Paperwhite Signature Edition Turun Harga ke Level Terendah
Rabu / 22-07-2026, 04:22 WIB
Polisi di Long Branch Ditikam di Kepala Saat Tangani KDRT
Rabu / 22-07-2026, 04:22 WIB
Video: Tersangka Bersenjata Tembaki Polisi LAPD Sebelum Ditembak
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Tyrese Haliburton dan Jade Jones Resmi Menikah di Pengadilan
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Mark Henry Dukung Tom Brady Vs Logan Paul di WWE
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Jennifer Aniston Mundur dari Adaptasi TV 'Glad My Mom Died'
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Enzo Fernandez Buka Suara Usai Final, FIFA Selidiki Insiden Pascalaga
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Sourav Ganguly: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final
Rabu / 22-07-2026, 04:19 WIB
Pep Boys Diakuisisi Mavis Tire Senilai Rp11 Triliun
Rabu / 22-07-2026, 04:19 WIB
Perpani Targetkan Medali dan Tiket Olimpiade di Asian Games 2026
Rabu / 22-07-2026, 04:19 WIB
Trump Terapkan Tarif 50 Persen untuk Produk Impor Kanada
Rabu / 22-07-2026, 04:15 WIB







