Gencatan Senjata Lebanon Ditolak Hezbollah, Upaya Damai AS Hadapi Hambatan Baru
Upaya diplomatik Presiden AS Donald Trump untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah menemui hambatan baru.
Kelompok militan Hezbollah yang didukung Iran secara tegas menolak draf kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.
>>> Uber Pangkas 23 Persen Karyawan Divisi SDM, Efisiensi di Bawah Presiden Baru
Penolakan ini diperparah dengan sikap keras Israel yang menegaskan tidak akan menarik mundur pasukannya dari Lebanon selatan.
Kondisi ini berpotensi merusak strategi jangka panjang Washington yang ingin meredakan konflik sebagai pintu masuk perdamaian dengan Iran.
Teheran sebelumnya menetapkan penghentian kontak senjata di Lebanon sebagai syarat mutlak untuk bernegosiasi dengan AS.
Pemerintah Iran bahkan sempat memberi sinyal akan terlibat langsung jika Israel terus membombardir Lebanon.
Pemimpin Hezbollah, Naim Qassem, menyatakan penolakan secara terbuka atas kesepakatan yang dimediasi AS antara Israel dan pemerintah Lebanon.
Hezbollah mengaku tidak dilibatkan dalam proses perundingan.
Hingga kini, otoritas Israel, Lebanon, maupun AS belum memberikan respons formal. Eskalasi militer di lapangan justru meningkat dengan serangan yang terus dilancarkan pasukan Israel.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan militer mereka tidak akan keluar dari Lebanon selatan dan operasi tempur akan terus berjalan.
Invasi Israel ke wilayah itu sudah berlangsung sejak Maret.
Komandan Pasukan Quds dari Garda Revolusi Iran menegaskan tuntutan minimal adalah penarikan mundur seluruh pasukan Israel ke posisi sebelum perang.
Meski ada mediasi AS, serangan masih menghantui warga di Gaza, Israel utara, hingga Kuwait. Proses gencatan senjata dinilai berjalan setengah hati tanpa penghentian kekerasan total.
Trump pada Rabu (3/6) mengakui kesepakatan yang ada belum mampu menyetop pertempuran. Menurutnya, situasi hanya berubah menjadi penembakan yang lebih moderat.
Update Terbaru
New York Knicks Kalahkan San Antonio Spurs pada Game 1 Final NBA
Jumat / 05-06-2026, 12:25 WIB
Intel Luncurkan Prosesor Arc G-Series untuk Konsol Handheld
Jumat / 05-06-2026, 12:24 WIB
Minat LSUV Bekas Meningkat, Model Lawas Dijual Mulai Rp 80 Jutaan
Jumat / 05-06-2026, 12:24 WIB
Cara Mencairkan Sebagian Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan 10 Persen
Jumat / 05-06-2026, 12:24 WIB
Rupiah Tembus Rp18.074 per Dolar AS, Ekonom Ingatkan Risiko Berantai
Jumat / 05-06-2026, 12:24 WIB
Bank Sentral India Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,25 Persen
Jumat / 05-06-2026, 12:22 WIB
Sutradara Devil May Cry Isyaratkan Season 3 sebagai Penutup Trilogi
Jumat / 05-06-2026, 12:22 WIB
Netflix Dikabarkan Siapkan Devil May Cry Season 3 sebagai Penutup Trilogi
Jumat / 05-06-2026, 12:21 WIB
Serahkan Diri ke KPK, Profil Silmy Karim Disorot dari Karier BUMN hingga Kehidupan Keluarga
Jumat / 05-06-2026, 12:20 WIB
Bursa Mobil Bekas Sediakan Pilihan LSUV Mulai Rp 80 Jutaan
Jumat / 05-06-2026, 12:20 WIB
Malware WeedHack Retas Ratusan Ribu Akun Pemain Minecraft
Jumat / 05-06-2026, 12:20 WIB
BSI Bagikan Dividen Tunai Rp1,51 Triliun, Naik 44% per Saham
Jumat / 05-06-2026, 12:20 WIB
Malware WeedHack Retas 116 Ribu Akun Pemain Minecraft
Jumat / 05-06-2026, 12:16 WIB






