Ketahanan Ringgit Malaysia dan Yuan China

Berbeda dari tren regional, dolar Singapura terpantau bergerak relatif kokoh di posisi 1,285 per dolar AS dengan fluktuasi hanya 0,05% sepanjang 2026.

Kinerja impresif justru ditunjukkan oleh ringgit Malaysia yang sukses membukukan penguatan sekitar 0,65% terhadap dolar AS sejak awal tahun ini.

Di pasar Asia Timur, yuan China mantap di level 6,776 per dolar AS atau menguat 3,13% dari akhir 2025, mencerminkan daya tahan lebih baik.

Sebaliknya, yen Jepang diperdagangkan pada kisaran 159,93 per dolar AS, mengalami pelemahan sekitar 2,05% sepanjang tahun berjalan.

Otoritas moneter Jepang secara intensif terus mengawasi pergerakan ini dan berulang kali mengeluarkan peringatan kesiapan intervensi jika volatilitas dinilai sudah berlebihan.

Secara umum, dominasi keperkasaan dolar AS masih menjadi sentimen utama yang mendikte dinamika pasar keuangan global sepanjang 2026.

>>> Panduan Lengkap Fardhu Kifayah: Tata Cara Pengurusan Jenazah Sesuai Syariat Islam

Pasar keuangan negara berkembang kini terus menghadapi tantangan berat dari pelarian modal menuju aset aman serta prospek suku bunga AS yang bertahan tinggi.