Kenaikan Saham Vingroup JSC Membingungkan Analis dan Picu Euforia
Kenaikan spektakuler saham terbesar di Vietnam telah membingungkan para analis berpengalaman dan memicu euforia di kalangan investor ritel.
Reli saham Vingroup JSC yang naik 1.000% sejak awal 2025 hingga puncaknya dua pekan lalu menjadikannya perusahaan terbesar di kelompok pasar frontier.
>>> PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen Selama Libur Sekolah 2026
Konglomerasi tersebut kini memiliki nilai pasar lebih besar dibandingkan perusahaan mana pun di Indonesia, bahkan melampaui raksasa regional seperti Singapore Telecommunications Ltd. dan JD.
com Inc.
Para analis menunjuk kombinasi pembelian agresif oleh investor ritel, membaiknya prospek anak usaha utama, serta optimisme menjelang peningkatan status pasar saham Vietnam oleh FTSE Russell sebagai pendorong utama kenaikan tersebut.
Valuasi Tinggi Picu Kekhawatiran
Namun, para pengelola dana global tetap berhati-hati karena mempertanyakan apakah pertumbuhan laba mampu mengimbangi valuasi yang kini jauh lebih tinggi dibandingkan emiten sejenis.
“Valuasi saat ini mencerminkan ekspektasi yang sangat tinggi terhadap eksekusi bisnis, kondisi pendanaan, dan ekspansi usaha jangka panjang,” kata Marco Martinelli, mitra di Turicum Investment Management AG.
Pada level saat ini, saham-saham yang terkait dengan Vingroup dinilai kurang menarik dibandingkan peluang investasi lain di Vietnam.
Didukung miliarder Vietnam Pham Nhat Vuong, Vingroup memiliki bisnis yang mencakup kendaraan listrik, transportasi, properti, perhotelan, dan pariwisata.
Pengaruhnya kini begitu besar hingga menyumbang sekitar sepertiga dari bobot indeks acuan VN Index.
Meski valuasinya telah turun dari puncak tahun ini, saham tersebut masih diperdagangkan pada rasio 70 kali estimasi laba ke depan, jauh di atas rata-rata pasar yang sekitar 12 kali.
Dinamika semacam itu bukan hal yang tidak biasa di pasar yang lebih kecil, di mana likuiditas yang terbatas dapat memicu volatilitas tinggi.
Update Terbaru
VinFast Ungkap Alasan Jualan Motor Listrik di Indonesia
Selasa / 21-07-2026, 08:35 WIB
Trump Ancam Balas Dendam usai 3 Tentara AS Tewas Diserang Iran
Selasa / 21-07-2026, 08:33 WIB
Satu Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Ledakan Rumah Grand Polonia
Selasa / 21-07-2026, 08:33 WIB
4 Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain, Bukan Sekadar Sayang
Selasa / 21-07-2026, 08:33 WIB
Enam Negara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030, Ini Daftarnya
Selasa / 21-07-2026, 08:28 WIB
Hanya Lamine Yamal yang Dipeluk Raja Spanyol saat Timnas Sowan ke Istana
Selasa / 21-07-2026, 08:28 WIB
PGN Tak Temukan Indikasi Kebocoran Gas di Lokasi Ledakan Rumah Medan
Selasa / 21-07-2026, 08:28 WIB
Trump Tantang Mamdani: Netanyahu Tak Akan Ditangkap Selama Ada di AS
Selasa / 21-07-2026, 08:28 WIB
Kemenperin Buka Suara soal Serbuan Kendaraan Niaga CBU Murah
Selasa / 21-07-2026, 08:28 WIB
Saksi Ungkap Detik-detik Ledakan di Rumah Mewah Grand Polonia Medan
Selasa / 21-07-2026, 08:28 WIB
FIGC Kirim Maldini dan Leonardo Rayu Guardiola untuk Latih Timnas Italia
Selasa / 21-07-2026, 08:28 WIB
15 Kalimat Afirmasi Positif untuk Bangun Percaya Diri Anak
Selasa / 21-07-2026, 08:24 WIB
Alasan Messi Tak Ikut Pulang Kampung Bersama Timnas Argentina
Selasa / 21-07-2026, 08:23 WIB
Harga Minyak Tembus US$90 Lagi, Dampak ke RI Lebih Berat
Selasa / 21-07-2026, 08:23 WIB







