Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (5/6/2026).

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, rupiah turun 18 poin atau 0,10 persen ke posisi Rp 18.067 per dolar AS.

>>> DPR dan Pemerintah Finalisasi Konsep Bursa Mineral, Target Operasi 2027

Pelemahan ini melanjutkan tren negatif dari hari sebelumnya ketika rupiah mulai menyentuh zona Rp 18.000.

Indeks dolar AS terpantau menguat tipis 0,01 persen menuju level 99.419.

Kurs Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperbarui kurs pada pukul 09.10 WIB melalui layanan e-rate.

Harga beli e-rate BCA Rp 18.030 dan harga jual Rp 18.055.

Untuk TT counter dan bank notes, BCA mematok harga beli Rp 17.825 dan harga jual Rp 18.100.

>>> Kejagung Temukan Markup Pengadaan Motor Listrik Badan Gizi Nasional

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merilis kurs pada pukul 09.08 WIB.

Special rate Mandiri: harga beli Rp 18.050 dan harga jual Rp 18.080.

TT counter: harga beli Rp 17.830 dan harga jual Rp 17.130. Bank notes: harga beli Rp 17.800 dan harga jual Rp 18.100.

Kurs Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan kurs pada pukul 09.05 WIB.

Special rates BNI: harga beli Rp 18.043 dan harga jual Rp 18.063.

>>> DPR dan Pemerintah Matangkan Konsep Bursa Mineral, Target Beroperasi 2027

Untuk TT counter dan bank notes, BNI memberlakukan harga beli Rp 17.965 dan harga jual Rp 18.095.