Kejagung Temukan Markup Pengadaan Motor Listrik Badan Gizi Nasional
Kejaksaan Agung mengungkap temuan pengadaan puluhan ribu unit motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis oleh Badan Gizi Nasional yang dinilai tidak memenuhi syarat dan terindikasi mengalami penggelembungan harga atau markup.
Lembaga yang dipimpin Dadan Hindayana tersebut membeli kendaraan roda dua elektrik dengan jumlah mencapai 21.801 unit.
>>> DPR dan Pemerintah Matangkan Konsep Bursa Mineral, Target Beroperasi 2027
Nilai total anggaran yang dikucurkan dari dana negara untuk proyek ini menyentuh angka Rp1.035.515.297.908,02.
Anggaran bernilai lebih dari Rp1 triliun tersebut diketahui telah dibayarkan seluruhnya kepada pihak penyedia barang.
Pihak korporasi yang ditunjuk sebagai mitra pengadaan kendaran bermotor listrik bermerek Emmo tersebut adalah PT Yasa Artha Trimanunggal.
Pihak penegak hukum menemukan bahwa korporasi pemenang proyek tersebut sebenarnya tidak memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.
Ketidaksesuaian ini terjadi lantaran perusahaan terkait tidak memiliki fasilitas layanan purnajual berupa jaringan diler maupun bengkel resmi yang beroperasi secara aktif.
"Dan telah dibayarkan ke PT YAT yang tidak memenuhi syarat selaku Vendor karena tidak memiliki dealer/bengkel aktif dan terdapat markup," tulis Kejagung.
Berdasarkan data dokumen resmi dari laman katalog Inaproc, PT Yasa Artha Trimanunggal tercatat mendaftarkan sebanyak 23 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
Sistem pengelompokan yang diterbitkan Badan Pusat Statistik ini memuat bidang usaha korporasi tersebut mulai dari moda angkutan, logistik kurir, pelayanan kesehatan, konveksi, hingga perdagangan besar sepeda motor baru.
>>> Kurs Rupiah 5 Juni 2026 Melemah ke Rp 18.067 per Dolar AS
Pihak perusahaan penyedia barang sendiri menegaskan kapasitas mereka dalam menangani proyek distribusi kendaraan ramah lingkungan ini melalui pernyataan resmi pada media informasi daring mereka.
Update Terbaru
Rahasia Umur Baterai Mobil Listrik dan Hybrid Bisa Tembus 12 Tahun
Jumat / 05-06-2026, 10:32 WIB
Saham BBCA dan BBRI Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun
Jumat / 05-06-2026, 10:32 WIB
AS Akui Ancaman Drone Jadi Risiko Keamanan Terbesar Jelang Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 10:31 WIB
Daihatsu Jual 12.531 Unit Mobil pada Mei 2026, Tumbuh 25%
Jumat / 05-06-2026, 10:28 WIB
Cara Klaim Kode Redeem ML 6 Mei 2026 untuk Dapat Border ALLSTAR
Jumat / 05-06-2026, 10:28 WIB
Rawat Sistem Pendingin Jadi Kunci Utama Usia Baterai Mobil Listrik
Jumat / 05-06-2026, 10:28 WIB
Produsen Panel Surya China Percepat Ekspansi ke Bisnis Baterai
Jumat / 05-06-2026, 10:28 WIB
Clara Shinta Bantah Rumor Lepas Hijab dan Tudingan Clubbing
Jumat / 05-06-2026, 10:27 WIB
Jadwal Kapal PELNI KM Pangrango Maluku 5-28 Juni 2026: Rute Ambon hingga Saumlaki
Jumat / 05-06-2026, 10:27 WIB
Rudi Garcia Cadangkan Romelu Lukaku di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 10:26 WIB
Ini Alasan Piala Dunia FIFA Hanya Digelar Empat Tahun Sekali
Jumat / 05-06-2026, 10:25 WIB
Apa Perbedaan Telephoto dan Optical Zoom pada Spesifikasi Kamera HP?
Jumat / 05-06-2026, 10:25 WIB
Lonjakan Harga DDR5 Dorong Perakit PC Kembali ke Platform DDR4
Jumat / 05-06-2026, 10:24 WIB
Wamenperin Resmi Buka Pameran Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026
Jumat / 05-06-2026, 10:24 WIB






