Kurs Rupiah 5 Juni 2026 Melemah ke Rp 18.067 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat, 5 Juni 2026.
Berdasarkan data Bloomberg di pasar spot exchange pukul 09.05 WIB, kurs rupiah melemah 18 poin atau 0,10 persen ke posisi Rp 18.067 per dolar AS.
>>> Komdigi dan ASEAN Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Talenta AI
Pelemahan ini melanjutkan tren negatif sejak Kamis, 4 Juni 2026, yang membuat mata uang Garuda menembus level Rp 18.000.
Pada sesi penutupan sebelumnya, rupiah terkoreksi 82 poin setelah sempat merosot hingga 90 poin di level Rp 18.049.
Peningkatan ketegangan di kawasan Timur Tengah memicu perpindahan dana investor ke aset-aset yang lebih aman.
Indeks dolar AS terpantau menguat 0,01 persen menuju level 99.419 pada saat yang sama.
Tekanan pada Mata Uang Regional
Tekanan tidak hanya melanda rupiah.
>>> Quartararo Frustrasi: Proyek Mesin V4 Yamaha Mandek
Yen Jepang juga melemah di perdagangan awal hingga menyentuh angka kritis 160 per dolar AS untuk sesi ketiga berturut-turut.
Kondisi tersebut memicu spekulasi intervensi resmi, dan yen diperkirakan menghadapi tren penurunan selama empat pekan beruntun.
Sementara itu, euro menguat tipis 0,02 persen ke posisi US$ 1,1612 per dolar AS, dan poundsterling Inggris stabil di level US$ 1,34228 per dolar AS.
Tony Sycamore, analis pasar di IG, mengatakan pertanyaan kritisnya adalah apakah para pejabat bersedia melanjutkan perjuangan melawan hambatan makro yang berat, termasuk harga energi tinggi, data ekonomi AS yang kuat, dan imbal hasil yang lebih tinggi.
Pasar Domestik
Terkait posisi rupiah yang tertahan di level Rp 18.000, Purbaya memberikan kepastian bahwa situasi ini tidak akan mengganggu pemenuhan pembayaran utang.
>>> Cara Mengatasi Air Toren Keruh dan Berbau, Lakukan Langkah Ini
Di sektor pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan menghadapi koreksi lanjutan pada perdagangan Jumat ini.
Update Terbaru
Erajaya Digital Luncurkan Headphone Wireless Marshall Milton ANC di Indonesia
Jumat / 05-06-2026, 11:09 WIB
Daftar HP iPhone dan Android yang Tak Bisa Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 11:09 WIB
Meteorit Sahara NWA 12774 Ungkap Keberadaan Planet Purba yang Hilang
Jumat / 05-06-2026, 11:08 WIB
BGN Alihkan Alokasi Makan Bergizi Gratis ke Daerah 3T pada 2026
Jumat / 05-06-2026, 11:08 WIB
Kementerian ESDM Usul Subsidi dan Kompensasi Listrik 2027 Naik 11,58%
Jumat / 05-06-2026, 11:08 WIB
SpaceX Pertahankan Harga IPO US$135 per Saham, Target Dana US$75 Miliar
Jumat / 05-06-2026, 11:08 WIB
Amartha Salurkan Pembiayaan UMKM Rp47 Triliun, 70 Persen ke Luar Jawa
Jumat / 05-06-2026, 11:08 WIB
Teknisi Ungkap Penyebab dan Solusi Kerusakan Baterai Motor Listrik
Jumat / 05-06-2026, 11:07 WIB
BRI: AI dan Digitalisasi Paksa Perbankan Ubah Model Bisnis
Jumat / 05-06-2026, 11:07 WIB
Doa Setelah Sedekah Subuh dan Keutamaan Amalan Pagi Hari
Jumat / 05-06-2026, 11:07 WIB
Jadwal dan Prediksi Skor Indonesia vs Oman 2026
Jumat / 05-06-2026, 11:04 WIB
Mandat Bank Indonesia Kian Meluas Usai UU P2SK Disahkan
Jumat / 05-06-2026, 11:02 WIB
Saham Big Banks Anjlok ke Level Terendah Baru, Outflow Asing Menguat
Jumat / 05-06-2026, 11:01 WIB
BPOM dan Kemenkes Gelar Forum Bahas Ancaman Gula Tersembunyi
Jumat / 05-06-2026, 11:00 WIB






