Fabio Quartararo secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap perkembangan motor Yamaha YZR-M1 menjelang MotoGP Hongaria di Sirkuit Balaton Park.

Juara dunia 2021 itu menilai proyek mesin V4 Yamaha berjalan di tempat. Sejak diperkenalkan pada September 2025, komponen tersebut belum memberikan lompatan performa berarti.

>>> Cara Mengatasi Air Toren Keruh dan Berbau, Lakukan Langkah Ini

Situasi makin sulit setelah Quartararo gagal meraih poin di GP Mugello akibat kendala teknis. Ia terpaksa membalap sangat hati-hati untuk menghindari cedera.

"Saya tidak mau jatuh dan cedera di lintasan ini. Kami tahu bahwa kami tersesat.

Jika Anda tanya saya sekarang, saya akan bilang motivasi saya sudah hilang," ujar Quartararo dikutip dari Crash.

Menatap balapan di Balaton Park, ia mengaku suasana hatinya belum membaik. "Saya berharap lebih baik.

Lebih buruk dari Mugello rasanya sulit, di mana saat itu saya benar-benar tidak bisa berkendara," lanjutnya.

Meski sempat meraih hasil cukup baik di Le Mans dan Catalunya berkat winglet lama, masalah utama tim belum teratasi.

Menurut Quartararo, mandeknya evolusi motor menjadi akar permasalahan.

"Saya tidak senang dengan cara kami meningkatkan motor ini. Ini adalah motor yang sama persis seperti September 2025.

Dari prototipe pertama sampai sekarang, saya berharap ada langkah besar ke depan, tapi kami masih tertahan," tegasnya.

>>> Hakim Vonis 10 Terdakwa Korupsi Kemenaker Hingga 6,5 Tahun Penjara

Masalah Grip Jadi Kelemahan Utama

Quartararo menyoroti daya cengkeram roda sebagai hambatan terbesar motor V4. "Ada banyak masalah.

Tapi kalau harus memilih satu, tentu saja grip. Kami melihat di tes Barcelona saya bisa cepat saat grip-nya ada.