Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjalin kemitraan strategis dengan ASEAN Foundation untuk memperkuat pengembangan talenta digital masyarakat melalui Program ASEAN AI Ready.

Kerja sama ini bertujuan memperluas akses kompetensi kecerdasan artifisial (AI) guna melahirkan sumber daya manusia yang kompetitif di pasar digital regional.

>>> Quartararo Frustrasi: Proyek Mesin V4 Yamaha Mandek

Penandatanganan nota kesepahaman antara BPSDM Komdigi dan ASEAN Foundation menjadi tonggak penting dalam mendorong integrasi teknologi cerdas di kawasan ini.

Sinergi Regional untuk Ekosistem Digital

Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menyatakan bahwa kolaborasi antarnegara anggota ASEAN menjadi solusi efektif dalam mengatasi hambatan pengembangan ekosistem digital yang serupa.

"Negara-negara ASEAN memiliki tantangan yang sama, terutama dalam pengembangan riset AI dan peningkatan kualitas talenta digital," ujar Nezar Patria.

Pemerintah menempatkan program ini sebagai prioritas agar masyarakat dapat bertransformasi dari pengguna menjadi pencipta inovasi berbasis AI.

>>> Cara Mengatasi Air Toren Keruh dan Berbau, Lakukan Langkah Ini

Keberhasilan inisiatif ini mulai terlihat pada pencapaian mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memenangkan AI Ready ASEAN Youth Challenge melalui pengembangan aplikasi manajemen bencana bernama NOAH AI.

Direktur Eksekutif ASEAN Foundation Piti Srisangnam menjelaskan skala dampak yang telah dihasilkan oleh program berskala regional ini di tingkat domestik.

Fase kedua dari program regional ini kini resmi dimulai dan dijadwalkan berlangsung hingga tahun 2028.

>>> Hakim Vonis 10 Terdakwa Korupsi Kemenaker Hingga 6,5 Tahun Penjara

Kerja sama jangka panjang tersebut diproyeksikan mampu mempertegas posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan talenta digital di Asia Tenggara.