PT Patra Logistik, anak usaha Pertamina Patra Niaga, resmi meluncurkan sistem Fleet Management yang didukung Road Traffic Control (RTC) terintegrasi nasional pada Jumat (5/6/2026).

Sistem ini memungkinkan pemantauan pergerakan armada, proses distribusi, hingga pengelolaan inventory secara real-time di seluruh wilayah operasional perusahaan.

>>> Timnas Jepang Optimistis Hadapi Piala Dunia 2026

Langkah modernisasi ini diambil untuk merespons dinamika industri serta memastikan tata kelola logistik energi menjadi lebih adaptif dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Komitmen Tingkatkan Efektivitas Operasional

Direktur Utama Patra Logistik, Yock Yorlando, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen meningkatkan utilisasi dan pemantauan armada demi menjaga efektivitas serta keandalan pengiriman.

"Perusahaan terus meningkatkan pengelolaan armada, monitoring distribusi, dan efektivitas operasional agar proses pengiriman energi dapat berjalan lebih tepat waktu, aman, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan," kata Yock dalam keterangan tertulis.

Saat ini perseroan bertanggung jawab mengelola lebih dari 4.000 unit armada operasional, termasuk mobil tangki BBM untuk menyokong layanan logistik energi di Indonesia.

>>> Hezbollah Tolak Gencatan Senjata, Israel Tak Tarik Pasukan dari Lebanon

Yock menambahkan bahwa pengelolaan distribusi dan inventory menjadi fokus penting seiring meningkatnya kebutuhan distribusi energi dan kompleksitas operasional di lapangan.

Kinerja Keuangan Positif

Di samping penguatan sistem operasional, perusahaan juga mencatatkan pertumbuhan positif yang dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Peningkatan layanan distribusi dan tata kelola armada berhasil mendorong pendapatan usaha perseroan sepanjang 2025 mencapai Rp 3,25 triliun, atau tumbuh sebesar 21,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

>>> BPOM: Sebagian Besar Pedagang Ritel Tak Tahu Ciri Rokok Ilegal

Pengembangan layanan di berbagai wilayah operasional serta optimalisasi armada juga sukses menghasilkan EBITDA sebesar Rp 378 miliar bagi Patra Logistik.