Seorang penggemar mobil bernama Kelby Krahn telah menciptakan Audi A4 B5 yang tidak biasa.

Mobil ini menggunakan mesin VR6 yang diswap dan dilengkapi dengan turbin gas asli dari pesawat terbang.

>>> Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan GBK Akhir Pekan Ini

Turbin tersebut bukan turbocharger biasa.

Turbocharger menggunakan gas buang untuk memutar kompresor, sedangkan turbin Krahn adalah Auxiliary Power Unit (APU) dari pesawat yang menghasilkan boost untuk mesin.

Tujuannya adalah untuk menghilangkan turbo lag sepenuhnya. Karena turbin tidak bergantung pada gas buang, boost dapat dihasilkan kapan saja tanpa jeda.

Menurut Krahn, turbin seberat 320 pon ini menghasilkan 60 tenaga kuda, tetapi menyediakan udara setara dengan 1.500 tenaga kuda.

Dengan kata lain, mobil ini tidak memiliki turbo lag sama sekali.

>>> Pemprov Lampung Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan hingga Agustus 2026

Namun, masalah justru muncul pada komponen lain. Dalam pengujian terbaru, Krahn mengalami patah as roda.

Sebelumnya, baut subframe tercabut dari rangka, dan gigi kedua transmisi pun menyerah.

Proyek ini membuktikan bahwa sistem boost bukanlah bagian yang kesulitan bertahan. Sebaliknya, komponen Audi lainnya terus menjadi titik lemah akibat tenaga yang luar biasa besar.

Bahkan tanpa turbin, swap VR6 ke Audi A4 B5 sudah merupakan pencapaian besar. Namun, Krahn terus mendorong batas dengan menambahkan sistem boost eksperimental ini.

>>> Cara Mendeteksi Kerusakan Baterai Motor Listrik Berdasarkan Jenisnya

Tantangan terbesar kini adalah menjaga agar mobil tetap utuh. Sementara sistem jet berfungsi sempurna, Audi terus menemukan komponen baru yang tidak mampu menahan tekanan.