Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah taktis dan rekayasa transportasi di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/6/2026) dan Minggu (7/6/2026).

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kelumpuhan arus lalu lintas akibat lonjakan pergerakan masyarakat.

>>> Pemprov Lampung Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan hingga Agustus 2026

Lonjakan volume kendaraan dipicu oleh sejumlah agenda besar berskala nasional dan internasional yang digelar secara simultan di kompleks olahraga Senayan tersebut.

Kepadatan massa diperkirakan mencapai 37.800 pengunjung pada hari Sabtu dan melonjak menjadi 43.000 pengunjung pada hari Minggu.

Acara Besar dan Rekayasa Lalu Lintas

Sejumlah acara besar akan berlangsung di kawasan tersebut, meliputi konser musik EXO Planet #6 ExhOrizon di Indonesia Arena dan Raisa Live Concert "Love & Let Go" di JICC Plenary Hall.

Selain itu, terdapat turnamen olahraga Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Hero E-Sport PUBG di Tennis Indoor, Festival Jamu Nusantara 2026 di Hutan Kota GBK, serta Indofest 2026 di JICC Hall B.

Untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung, pihak berwenang telah menyediakan 10 kantong parkir resmi di dalam kawasan GBK.

>>> Cara Mendeteksi Kerusakan Baterai Motor Listrik Berdasarkan Jenisnya

Lokasi fasilitas parkir tersebut tersebar di Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated Selatan, Elevated Utara, Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, hingga Lapangan Softball.

Seluruh kantong parkir resmi memiliki kapasitas daya tampung terbatas, hanya mampu menampung 1.957 unit kendaraan roda empat dan 8.229 unit kendaraan roda dua.

Keterbatasan ruang tampung ini membuat otoritas mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan tidak menggunakan bahu jalan di luar kawasan kompleks olahraga sebagai tempat parkir liar.

"Kami mengimbau pengunjung untuk memanfaatkan kantong-kantong parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas serta aktivitas masyarakat lainnya," ujar Budi Awaluddin, Kepala Dishub DKI Jakarta.

Masyarakat atau pengguna jalan yang berniat melintasi area Senayan disarankan untuk mengantisipasi potensi kemacetan dengan mencari rute alternatif.

>>> Daihatsu Asco Tutup Operasional, Biaya Perbaikan Baterai Hybrid Mulai Rp1,2 Juta

Warga juga diimbau untuk memanfaatkan moda transportasi umum demi menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi acara.