Polisi menyatakan hingga saat ini belum ada permintaan uang tebusan terkait dugaan penculikan terhadap atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pihaknya masih mendalami motif di balik dugaan penculikan tersebut.

>>> Komdigi Tetapkan Telkomsel, XLSmart, Indosat Pemenang Lelang Frekuensi

"Untuk motif sendiri, kita masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan.

Namun, sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan dan sebagaimananya," kata Roby kepada wartawan, Selasa (21/7).

Dari pendalaman sementara, Jesslyn telah meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur bersama dua kerabatnya pada 14 April melalui Semarang.

Ini terjadi satu hari setelah Jesslyn diduga menjadi korban penculikan.

Roby menyampaikan pihaknya bakal memeriksa dua kerabat Jesslyn yang diduga bersamanya pergi ke Kuala Lumpur. Termasuk juga akan meminta keterangan dari ayah Jesslyn.

"Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat," ucap dia.

Sebelumnya, atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay diculik saat sedang merayakan ulang tahun neneknya di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

>>> Kapal Perang Rusia Lepaskan Tembakan di Selat Inggris

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita.

Sesaat sebelum acara perayaan ulang tahun dimulai, korban secara tiba-tiba ditutup matanya dan langsung diangkat oleh dua laki-laki bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/7).