Investor asing membukukan transaksi beli bersih atau net buy saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencapai Rp 100 miliar di pasar reguler pada perdagangan Kamis (4/6/2026).

Aksi borong saham ini terjadi di tengah gelombang aksi jual besar-besaran yang melanda Bursa Efek Indonesia.

>>> IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas, Minim Katalis Positif

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, net buy terhadap MDKA menjadi yang terbesar dibandingkan saham lainnya di bursa.

Penguatan ini mendorong saham MDKA melejit 7,3 persen ke posisi Rp 2.490 pada penutupan perdagangan Kamis.

Kenaikan harga tersebut memperbaiki performa saham MDKA yang mencatat penguatan 9,2 persen secara year to date.

Meski demikian, dalam sepekan terakhir saham MDKA sempat turun tajam 8,4 persen dan merosot 22,9 persen dalam sebulan.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan arah pasar secara umum, di mana investor asing justru mencatatkan net sell Rp 1,2 triliun di seluruh bursa pada hari yang sama.

Akumulasi net sell asing sepanjang tahun berjalan kini mencapai Rp 57,6 triliun, yang turut memicu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 101,2 poin atau 1,7 persen ke level 5.839,7.

Kinerja Operasional MDKA

Secara operasional, MDKA melaporkan kinerja kuat pada kuartal I-2026, didukung produksi perdana tambang emas Pani milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) serta stabilitas bisnis nikel dan tembaga.

>>> Status Akademik Puluhan Ribu Siswa Sekolah Internasional di Korsel Terancam

Menurut riset Citi, produksi TB Gold mencapai 24.835 oz pada kuartal I-2025, turun 3 persen secara tahunan, sementara penjualan turun 63 persen secara kuartalan menjadi 24.470 oz karena kendala sistem pemerintah.