Sarapan penting untuk mengisi energi, namun tidak semua menu baik untuk kesehatan.

Beberapa makanan justru dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) jika dikonsumsi terlalu sering, terutama yang tinggi lemak jenuh, gula, dan minyak berlebih.

>>> Cody Gakpo Dikabarkan Ingin Tinggalkan Liverpool Pascapengunduran Diri Arne Slot

Selama bertahun-tahun, telur dicap buruk dalam diskusi diet sehat karena kandungan kolesterolnya.

Namun para ahli mengatakan telur tidak perlu dihindari sepenuhnya, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Sebaliknya, ada makanan pokok sarapan lain yang mungkin layak dipertimbangkan jika Anda memperhatikan kolesterol, seperti sosis.

Mengapa Sosis Berbahaya untuk Kolesterol?

Ahli gizi mengatakan sosis mungkin merupakan makanan sarapan terburuk untuk kolesterol Anda. Mengonsumsinya terlalu sering dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi.

"Lemak jenuh dapat mengurangi kemampuan hati untuk menghilangkan kolesterol LDL dari aliran darah dengan menurunkan aktivitas reseptor LDL, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol seiring waktu," kata Paloma Vega, M.

>>> Kementerian ESDM Wajibkan Pencampuran Bioetanol 5% Mulai Juli 2026

S. , RDN, seorang ahli nutrisi.

Satu porsi 100 gram sosis mengandung 9 gram lemak jenuh.

American Heart Association merekomendasikan agar tidak lebih dari 6% dari total kalori harian berasal dari lemak jenuh untuk kesehatan jantung yang ideal.

Sebagai gambaran, satu porsi sosis dapat mengandung hingga 69% dari batas harian yang direkomendasikan di pagi hari.

Efek buruk sosis juga terkait dengan pengawet seperti nitrit. Nitrit ditambahkan ke daging olahan untuk mempertahankan warna, meningkatkan rasa, dan mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya.

>>> Telkom Luncurkan AICosystem untuk Percepat Adopsi AI di Indonesia

Ketika daging olahan dimasak dengan suhu tinggi atau dicerna, nitrit dapat berkontribusi pada pembentukan nitrosamin, senyawa yang terkait dengan penyakit jantung dan risiko kanker.