Petenis Polandia Maja Chwalińska berhasil melaju ke babak final turnamen Grand Slam Roland Garros 2026 di Paris setelah menumbangkan wakil Rusia Diana Shnaider pada Kamis, 4 Juni 2026.

Keberhasilan ini mengukir sejarah baru karena Chwalińska menjadi petenis putri pertama dalam sejarah turnamen yang merangkak dari babak kualifikasi hingga mencapai partai puncak.

>>> FAM Setujui 94 Amandemen Statuta Usai Dikritik AFC

Kemenangan dua set langsung dengan skor 7-6(4) dan 6-4 diperoleh Chwalińska melalui perjuangan sengit di lapangan Philippe Chatier dengan dukungan penuh dari mayoritas penonton.

Hasil impresif ini mendongkrak posisi petenis berusia 24 tahun tersebut ke peringkat 21 dunia dalam ranking WTA dengan raihan 1.996 poin, melampaui catatan terbaik sebelumnya di posisi 113.

Pencapaian ini juga memastikan tempat Chwalińska sebagai petenis putri Polandia keempat dalam sejarah yang mampu menembus final nomor tunggal di turnamen Grand Slam.

Di babak final French Open, Chwalińska dijadwalkan menghadapi petenis Rusia lainnya, Mirra Andreeva, yang menempati peringkat 8 WTA setelah mengalahkan Marta Kostyuk dari Ukraina dengan skor 6-1 dan 6-3 di semifinal.

Pertandingan semifinal tersebut berlangsung ketat terutama pada set pertama yang harus diselesaikan lewat babak tie-break.

Chwalińska sempat tertinggal dua poin saat kedudukan tie-break 2-4 sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 7-4, sementara pada set kedua Shnaider sempat meminta jeda medis untuk penanganan fisioterapi yang kemudian memengaruhi performa permainannya.

"Ini seperti mimpi. Saya tidak tahu apa yang terjadi.

Saya tidak tahu harus berkata apa," ujar Maja Chwalińska saat diwawancarai di atas lapangan selepas pertandingan.

>>> Spanyol Uji Coba Lawan Irak di Riazor Jelang Piala Dunia 2026