BEI Dekati Investor Global untuk Pulihkan Kepercayaan Pasar
Bursa Efek Indonesia (BEI) gencar melakukan pendekatan tatap muka dengan komunitas investasi internasional.
Langkah ini ditempuh untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan menggairahkan aktivitas transaksi di pasar modal dalam negeri.
>>> Pemerintah Jajaki Skema Barter Perdagangan dengan Filipina
Otoritas bursa telah mengadakan pertemuan setidaknya dua kali dengan kelompok investor global. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memaparkan strategi stabilisasi pasar serta menyerap aspirasi pengelola dana asing.
"Paling tidak sudah ada dua kali pertemuan antara kami dengan kelompok investor global untuk menyampaikan apa yang sudah kita lakukan," ujar Jeffrey Hendrik, Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI.
Manajemen bursa menegaskan komitmen penuh dalam menjaga integritas pasar modal Indonesia. BEI juga terus mengintensifkan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat kebijakan yang suportif.
"Tentu kita bersama-sama melakukan segala upaya yang bisa kita lakukan untuk bisa memulihkan kepercayaan tersebut," pungkas Jeffrey Hendrik.
Perluas Jangkauan ke Investor Institusi
Selain mendekati investor global, BEI memperluas jangkauan dengan membidik basis investor institusi di luar negeri.
>>> Rupiah Melemah ke Rp 18.049 Imbas Ketegangan AS-Iran
Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan beberapa bursa efek internasional dan perusahaan perantara pedagang efek asing.
"Kita roadshow untuk mengambil demand side, baik di internal, domestik kita maupun ke luar negeri.
Kami sudah bertemu dengan beberapa stock exchanges di luar untuk kerja sama, termasuk dari sisi brokerage firm asing," tutur I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI.
Dari sisi penawaran, aktivitas IPO masih berjalan sesuai rencana. Saat ini terdapat 15 calon perusahaan tercatat dalam antrean.
>>> Pembatasan PPh Final 0,5% Berpotensi Dongkrak Penerimaan Pajak
"Yang kami ingin sampaikan adalah bagaimana kita meng-encourage calon perusahaan tercatat, manajemen, dan underwriter speed up proses juga pada saat kita menyampaikan tanggapan, sehingga due date dari laporan keuangan juga dapat sesuai," pungkas I Gede Nyoman Yetna.
Update Terbaru
Game Boy Pocket Berusia 30 Tahun, Warisannya Masih Terasa di Genggaman Modern
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Ratusan Pemain Old School RuneScape Jadi Biksu dan Picu Perang Suci
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Mushoku Tensei III Episode 1-4: Kisah Eris dan Kebahagiaan Rudeus
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB







