PT Pyridam Farma Tbk Jaga Pertumbuhan Lewat Efisiensi dan Optimalisasi Penjualan
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengoptimalkan penjualan dan melakukan efisiensi guna mengantisipasi dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Langkah ini diambil untuk menjaga prospek bisnis emiten farmasi tersebut di tengah situasi ekonomi saat ini.
>>> Timnas Indonesia U19 Ungguli Timor Leste Lewat Gol Reno Salampessy
Kinerja emiten berkode saham PYFA ini dilaporkan masih menunjukkan performa positif. Manajemen memastikan kelancaran operasional perusahaan tetap terjaga meskipun tantangan eksternal terus membayangi industri farmasi nasional.
Direktur Utama PT Pyridam Farma Tbk Lee Yan Gwa atau Gunawan menjelaskan bahwa seluruh pelaku industri saat ini menghadapi situasi eksternal yang menantang.
Oleh karena itu, langkah taktis telah disiapkan oleh internal manajemen perusahaan.
"Ya kita terus-menerus untuk efisiensi dan meningkatkan penjualan," ujar Lee Yan Dwa alias Gunawan di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026).
Kondisi kenaikan harga bahan baku obat akibat fluktuasi mata uang asing diakui turut memengaruhi operasional. Meski demikian, pasokan bahan baku perusahaan dipastikan tidak mengalami hambatan operasional yang berarti.
>>> Is Pusakata Ungkap Alasan Enggan Rilis Lagu Berbahasa Inggris
"Ini banyak hal yang di luar kemampuan kita.
Kita tidak melakukan apa-apa pun juga ini, tapi memang bahan baku ada naik, tapi selama ini kita tidak terhambat.
Kita coba untuk memperbaiki," kata Gunawan.
Berdasarkan laporan keuangan berkala perusahaan, emiten ini masih mampu mempertahankan posisinya dari kerugian keuangan. Manajemen mencatat adanya pertumbuhan positif pada beberapa indikator keuangan utama.
"Kalau dilihat laporan keuangan terakhir kan malahan kita growth. Kita growth by 10%.
>>> Florentino Perez Serahkan Masa Depan Nico Paz ke Jose Mourinho
EBITDA juga growth," kata dia.
Update Terbaru
Turkiye Rancang Jalur Kereta Baru Antisipasi Krisis Selat Hormuz
Jumat / 05-06-2026, 00:01 WIB
Jason Momoa Modifikasi Bentley Blower Jnr dengan Sentuhan Kustom Ekstrem
Jumat / 05-06-2026, 00:00 WIB
IHSG Anjlok ke Level Terendah dalam Enam Tahun Terakhir
Jumat / 05-06-2026, 00:00 WIB
Slovenia Ungguli Rekor Pertemuan Jelang Lawan Siprus di Ljubljana
Jumat / 05-06-2026, 00:00 WIB
Swedia Jamu Yunani di Laga Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 04-06-2026, 23:56 WIB
Slovenia Jamu Siprus dalam Laga Persahabatan di Ljubljana
Kamis / 04-06-2026, 23:56 WIB
Janice Tjen dan Talia Gibson Melaju ke Perempat Final Birmingham Classic 2026
Kamis / 04-06-2026, 23:52 WIB
Pemko Payakumbuh Paparkan Kesiapan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Kamis / 04-06-2026, 23:52 WIB
IESPA Gelar Musyawarah Nasional 2026 untuk Perkuat Ekosistem Esports
Kamis / 04-06-2026, 23:51 WIB
KPK Tetapkan Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Korupsi Izin Tinggal
Kamis / 04-06-2026, 23:47 WIB
Slovenia Jamu Siprus di Stadion Stozice Jelang UEFA Nations League
Kamis / 04-06-2026, 23:46 WIB
Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Sentuh Rp 5.400
Kamis / 04-06-2026, 23:42 WIB
Swedia Uji Coba Terakhir Lawan Yunani Sebelum Piala Dunia 2026
Kamis / 04-06-2026, 23:41 WIB
Mendag Budi Santoso Sahkan Regulasi Baru Perdagangan Digital
Kamis / 04-06-2026, 23:41 WIB






