Telkom meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) bernama AIcosystem pada Selasa, 4 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat transformasi digital melalui inovasi AI yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Acara peluncuran dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Ia memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan Telkom.

>>> Siberia: Petualangan Keanu Reeves Mengejar Berlian di Trans TV

Dukungan Raffi Ahmad terhadap AI

Raffi mengungkapkan bahwa timnya telah menggunakan berbagai AI, seperti Claude dan ChatGPT, untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Menurutnya, pemanfaatan AI penting agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Di lingkungan keluarga, Raffi mulai mengenalkan AI kepada anaknya, Rafathar, yang berusia 10 tahun. Pengenalan masih dibatasi dan bersifat dasar.

Raffi menekankan bahwa AI tidak hanya untuk generasi Z, tetapi untuk lintas generasi dan segala bidang.

Ia mengingatkan bahwa manusia tetap tidak tergantikan oleh AI dalam hal emosi dan jiwa.

>>> Shia LaBeouf Akui Tiga Dakwaan Penganiayaan, Dihukum Percobaan

Penerapan Internal sebelum Publik

Direktur IT Digital Telkom, Faizal R Djoemadi, menjelaskan bahwa Telkom telah menggunakan AI sejak beberapa tahun terakhir, namun masih untuk internal.

Setelah evaluasi dan keberhasilan di internal, Telkom meluncurkan AIcosystem untuk publik.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, berharap AIcosystem memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, UMKM, akademisi, pemerintah, dan industri.

>>> Fabiola Elizabeth: Bukti Nyata Kejahatan Digital Lintas Benua

Dian menegaskan bahwa pengembangan AIcosystem didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar mengikuti tren. Tujuannya adalah memberikan kebermanfaatan secara luas.