Shia LaBeouf secara resmi mengaku bersalah atas tiga dakwaan penganiayaan ringan terkait insiden perkelahian di New Orleans pada Februari lalu.

Aktor tersebut dijatuhi hukuman percobaan dan diwajibkan menjalani rehabilitasi alkohol.

>>> Fabiola Elizabeth: Bukti Nyata Kejahatan Digital Lintas Benua

Menurut Variety, pengacara LaBeouf, Sarah Chervinsky, menyatakan bahwa kliennya datang ke pengadilan untuk bertanggung jawab.

“Sekarang dia berharap dapat fokus pada keluarga, pekerjaan, dan proyek kreatif baru,” kata Chervinsky.

Insiden terjadi pada 16 Februari malam di R Bar, Faubourg Marigny, New Orleans. LaBeouf minum hingga mabuk, lalu meninju seorang pria.

Ia diusir oleh pengelola bar, namun kembali dengan sikap lebih agresif hingga akhirnya dipukuli massa.

>>> Microsoft Surface RTX Spark Dev Box: Mini PC AI Pesaing Mac Studio

Polisi tiba dan menahan LaBeouf. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit akibat cedera, lalu didakwa dengan dua tuduhan penganiayaan ringan.

Dalam proses pengadilan, ia mengaku bersalah atas tiga dakwaan. Hakim menjatuhkan hukuman percobaan dan mewajibkan rehabilitasi alkohol.

Peristiwa itu sempat viral setelah video menunjukkan LaBeouf bertelanjang dada di aspal dan dipukuli oleh beberapa orang yang berusaha menenangkannya.

>>> Acer Perkenalkan Monitor QD-OLED, Proyektor Laser, hingga Wearable di Computex 2026

Dengan hukuman ini, LaBeouf diharapkan dapat melanjutkan kehidupan pribadi dan kariernya.