Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, memastikan William Saliba dalam kondisi prima untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Bek Arsenal itu dinyatakan pulih total dari cedera punggung yang sempat mengkhawatirkan.

Deschamps memberikan pernyataan tersebut saat memimpin sesi latihan tim pada Rabu (4/6/2026). Ia menegaskan bahwa Saliba tidak menunjukkan kendala fisik berarti dan siap diturunkan kapan saja.

>>> Kemitraan Chery-Nissan: Produksi di Sunderland Mulai 2027

Konfirmasi Kebugaran dari Deschamps

“Kondisi William sangat baik. Jika pertandingan digelar besok, dia siap bermain,” ujar Deschamps penuh optimisme.

Pernyataan ini sekaligus menepis keraguan publik setelah laporan medis sebelumnya meragukan partisipasinya.

Saliba baru bergabung dengan pemusatan latihan pada hari Selasa, bersama lima pemain PSG lainnya. Mereka baru saja menyelesaikan final Liga Champions yang melelahkan.

Deschamps berencana mengatur beban latihan secara khusus bagi para pemain yang menjadi starter di final tersebut. “Pengelolaan beban latihan menjadi sangat penting untuk meminimalkan risiko cedera,” tambahnya.

Meski ada perlakuan khusus, Deschamps memastikan seluruh 26 pemain yang dipanggil dalam kondisi fisik yang prima.

Musim Gemilang Saliba bersama Arsenal

Musim 2025/2026 menjadi musim terbaik Saliba di level klub. Ia mencatatkan 50 penampilan dari total 63 laga Arsenal di semua kompetisi.

Perannya di lini pertahanan membantu The Gunners merebut gelar Premier League setelah 22 tahun puasa. Saliba juga tampil penuh selama 120 menit di final Liga Champions melawan PSG.

>>> Ekspedisi Overland Nasional: Banyuwangi Jadi Panggung Petualangan 2026

Bek berusia 25 tahun itu kini menjadi salah satu bek tengah terbaik dunia.

Nilai transfernya sebesar 30 juta euro saat didatangkan dari Saint-Etienne terbukti menjadi investasi berharga bagi Arsenal.

Peran Kunci di Timnas Prancis

Saliba menjalani debut senior bersama Prancis pada 2022. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi 31 caps bersama Les Bleus.

Dalam skema taktik Deschamps, Saliba diprediksi menjadi duet utama Dayot Upamecano di jantung pertahanan. Keduanya diharapkan menjadi tembok kokoh di Piala Dunia nanti.

Prancis akan menjalani serangkaian uji coba sebelum turnamen, termasuk melawan Pantai Gading dan Irlandia Utara. Setelah itu, mereka bertolak ke Amerika Serikat untuk memulai fase grup.

Laga pembuka akan menghadapi Senegal pada 16 Juni, disusul Irak pada 22 Juni, dan Norwegia pada 26 Juni.

>>> Sarapan Mewah 80 Menu Rotasi di The Trans Luxury Hotel Surabaya

Dengan Saliba fit, lini belakang Prancis semakin solid untuk mengejar ambisi kembali menjadi juara dunia.